7 parts Ongoing Semuanya berawal dari satu foto.
Dari banyaknya dokumentasi lomba classmeet, ada satu potret yang berbeda-lebih tenang, lebih jujur, seolah menangkap sesuatu yang tak bisa diucap.
Aurel, siswi kelas dua yang sibuk antara OSIS dan latihan band, tak pernah menyangka wajahnya terpajang di mading utama sekolah. Bukan dalam momen kemenangan atau sorotan panggung, tapi saat sedang memotong sayuran, fokus, tanpa sadar kamera menangkapnya.
Di bawahnya, caption singkat tertulis. Bukan deskriptif. Tapi personal. Dan justru karena itu terasa begitu dekat.
Banyak yang menebak Revan-ketua ekskul fotografi yang selalu tahu cara bercerita lewat gambar-ada di balik foto itu. Tapi perhatian Aurel perlahan terbagi. Ada Arka, senior satu band yang lebih banyak berbicara lewat musik dan tatapan daripada kata-kata.
Di tengah hiruk-pikuk latihan, dinamika OSIS, dan waktu yang terus bergulir, Aurel mulai mencari makna di balik satu foto itu.
Bukan tentang siapa yang memotret.
Tapi tentang siapa yang benar-benar melihat.