The memories for zoya

The memories for zoya

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 22, 2023
⚠️WARNING ⚠️Don't judge a book by its cover udah cuman mau bilang itu... serpihan waktu yang telah lalu, menelan kegelapan senja dalam sunyi, penipu yang sesungguhnya adalah egomu, detik yang paling parah adalah ketidakmauan mu keluar dalam kegelapan, penyakitmu adalah, hanya bermimpi tanpa bangun dan berlari menggapainya. *bermimpilah sebanyak mungkin,kadang mimpi lebih indah dari kenyataan,tapi,cobalah untuk bangun dan mewujudkan mimpi indahmu dalam goresan takdirmu.~SM*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • Alam Byantara
  • JAM 3 SORE
  • Qiana
  • RAKANA&RAINA
  • Be Mine [Terbit]
  • • KECEWA ~
  • ALVEN
  • Dekapan

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines