Usai Pilu | KTH ✔

Usai Pilu | KTH ✔

  • WpView
    Reads 3,246
  • WpVote
    Votes 2,139
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sun, Oct 31, 2021
WpInfo
Fanfic
BTS
[ Before Sirkuit ] "Kata Caesar, terkadang ada beberapa perasaan yang lebih baik disimpen di sini, Han." Jari telunjuknya mengarah pada dada, "Tapi gue gak mau nyesel karena perasaan itu gue simpen." Hana masih bungkam, namun ia memberanikan diri untuk menatap wajah serius Arka. Membiarkan matanya menyeludup pada ucapan Arka yang sebenarnya ia tak tahu laki-laki itu sedang membicarakan perasaan kepada siapa. "Gue sayang sama lo, Han.." "Maaf gue mengikut sertakan perasaan gue dan secara tidak langsung terjun ke kehidupan lo. Gue minta maaf, tapi jatuh cinta sama lo itu diluar kehendak gue sebagai manusia. Gue gak pernah milih buat jatuh cinta kepada siapa, perasaan gue ngalir ala kadarnya dan ternyata bermuara ke lo, Han, orang yang gak pernah gue sangka."
All Rights Reserved
#426
kth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Just You [END]
  • WHEN YOU LOVE ME
  • I Kiss A Girl, I Like It
  • friends become love-JJK
  • ROMEO(NG) * [On Going]
  • Three Targeted Girls!!
  • Temen Apa Demen? ▪ (Han Jisung)
  • their story

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines