Pelik
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 21, 2021
pernikahan Sadi dan Rino sudah genap 10 bulan. Suami nya masih saja belum berubah, bahkan belum menjadikan istri nya menjadi istri seutuhnya. Rino sama sekali belum menyentuh nya. Dia masih sama seperti di awal pernikahan, acuh tak acuh kepada sadi, orang baru yang hadir di dalam hidup nya. Sadi benar benar tidak tahan dengan hidup baru nya ini, sangat jauh dari yang di harapkan dan di mimpikan nya dulu. Setiap hari air mata nya tak kuat di bendung, karena dia pikir dengan airmata nya keluar, dia bisa sedikit tenang. Sadi benar benar tidak tahan dengan kehidupannya yang seperti ini, bahkan dia tidak tahu akan kah bertahan sampai akhir hayatnya bersama Rino atau kah sebaliknya, sudahi saja...?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • Wildest Marriage
  • RINDU (EBOOK)
  • Broken Romance [TBS #1]
  • Asyifa (Terbit)
  • IDOLA GAMBUS - Bingkai Rindu Alkahfi
  • My Boss Husband
  • Destination Wedding
  • Assalamualaikum Cinta
  • Sentuh Aku, Ustadz!

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines