SEKTE ALIRAN SESAT

SEKTE ALIRAN SESAT

  • WpView
    Reads 283
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
Ditugaskan bekerja di luar kota bukanlah hal yang mudah. Tempat tinggal baru juga sangat diperlukan untuk mencukupi kebutuhan. Tawaran rumah seharga 500juta tidak terlalu mahal bagi Renaldy. Rumah yang dianggapnya kecil ternyata sangat mewah meskipun berada di desa terpencil. Lantas, apakah rumah semewah itu wajar jika dijual semurah yang ditawarkan? Apakah ada hal aneh yang akan terjadi? Mungkinkah akan menjadi malapetaka bagi dia dan keluarganya?. Mau tau kelanjutannya? Ayo simak terus ceritanya, dan jangan lupa support cerita pertamaku dengan cara vote, dan shere sebelum membaca. Happy for reading! Mulai upload setiap hari Jum'at ya! Sekian terimakasih!
All Rights Reserved
#490
horor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Bercat Putih
  • KEJAWEN : jilid 1
  • ARWAH MANTAN PACAR CALON SUAMI
  • BOUND : To The Voice Bellow
  • Rumah Biasa : Akhir Datang Lebih Awal
  • Nenek [TAMAT]
  • Pocong Pesugihan
  • Teriakan di Tengah Malam: Rahasia Rumah Tua
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]

Mempunyai rumah yang indah dan nyaman adalah idaman bagi semua orang, tapi bagaimana jadinya jika rumah yang kita tempati itu, rupanya tidak seindah dan senyaman seperti apa yang kita bayangkan Berangkat dari sebuah kisah yang menceritakan tentang sebuah keluarga yang pindah dan menetap di sebuah desa di jawa barat, yaa..sebut saja keluarga tersebut dengan nama keluarga dirja, sebuah keluarga yang telah dikarunia dengan tiga orang anak, pekerjaan pak dirja yang bertugas sebagai pengawas perkebunan telah mengantarkannya singgah ke berbagai daerah dalam rangka mengawasi perkebunan dan salah satunya adalah desa yang berada di jawa barat ini " jadi rumah sebesar ini bapak beli dengan harga yang murah...?" Pertanyaan yang terlontar dari mulut samsudin sepertinya merupakan sebuah awal dari prasangka buruk akan masa lalu yang kelam dari rumah yang telah dibeli pak dirja dari salah seorang sahabatnya, hingga akhirnya seiring dengan berjalannya waktu, prasangka buruk samsudin tersebut mulai menjadi kenyataan, hal ini ditandai dengan terjadinya berbagai macam kejadian menyeramkan di rumah tersebut

More details
WpActionLinkContent Guidelines