Saira || On Going

Saira || On Going

  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 19, 2025
Saira Satierra gadis polos dengan sejuta pemikiran yang bisa membuat semua orang menggelengkan kepalanya. "Wajar dong dedek tanya gini, kan dedek gak tau." Selalu seperti itu jika pertanyaan yang tidak masuk akal tiba-tiba terucap oleh Saira, "Kalo enggak mau kasih tau juga gapapa kok." Akan dangat wajar jika yang bertanya adalah anak kecil berumur 5-9 tahun, lah kalo yang ini udah mau 16 tahun tapi otaknya agak loading. "Dasar lemot, udah gede nanyanya kayak bocah," pertengkaran sering terjadi bahkan setiap menitnya keluarga ini diisi dengan pertengkaran antara mereka berdua. "Ya udah nanti dedek enggak mau ajak abang foto, wlee." Kalo bukan anak bungsu udah gua pites lu dari lu baru brojol, herman aja kok bisa adek gua sengeselin itu-- biasalah kalo udah kesel ngebatinnya panjang banget. Haii teman-teman, jumpa lagi sama author. Jangan lupa tinggalkan jejak Vote dan Coment. see u 🐣
All Rights Reserved
#633
manja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • ALEYA~~
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • LET IT BE  [ 'Cause She Was Tired.]
  • New Possessive Family
  • ESHA🍓 || (END)
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • Baby Lele (On Going)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • COOL BOY VS BAD GIRL

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines