Silent Boyfriend

Silent Boyfriend

  • WpView
    Reads 511,489
  • WpVote
    Votes 59,909
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 3, 2021
"Boyfie sialan! Gue benci lo! Gue sumpahin lo bisu beneran! Kita putus!" __ Kejadiannya sudah lama sejak Alisa bertemu pacar misteriusnya. Hari itu, masih melekat jelas dalam ingatan Alisa saat pertama kali mereka bertemu, kala itu Alisa terjatuh saat bermain arung jeram, terbawa arus hingga akhirnya ia terkulai lemah disisi sungai, dalam keadaan gelap, dan rasa dingin yang hampir membunuhnya, Alisa bertemu Joan untuk pertama kalinya. Alis, mata, hidung, bibir, dan rahangnya nyaris seperti pahatan terindah didunia. Sempurna, kecuali satu; suaranya. Bahkan setelah dua tahun berpacaran, Alisa belum mendengar suara Joan barang sedikit saja. Sebenarnya, hubungan ini dimulai karena sebuah ketidaksengajaan atas apa yang Alisa ucapkan secara spontan. Dihari ke-tiga usai ditolong, Alisa kesal karena belum juga mendengar suara Joan padahal pemuda itu tidak bisu. "Kalo lo nggak ngomong juga, kita pacaran!" Alisa berseru marah kala itu. Joan termangu. Namun, selanjutnya pemuda itu mengangguk dan memeluk Alisa. "W-oy! Gue becanda! Lepas!" Joan menggeleng. Menatapnya seakan mengatakan; "π˜•π˜¨π˜¨π˜’π˜¬ 𝘒π˜₯𝘒 𝘱𝘦𝘯𝘒𝘳π˜ͺ𝘬𝘒𝘯 𝘬𝘒𝘡𝘒, 𝘬π˜ͺ𝘡𝘒 𝘱𝘒𝘀𝘒𝘳𝘒𝘯!" 𝘎𝘰π˜₯! Hari itu, hari tersial sekaligus hari paling memalukan bagi Alisa.
All Rights Reserved
#979
mantan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Garis Interaksi
  • Destined for me 2
  • RAKA [Completed] βœ“
  • Silent Boyfriend [SELESAI]
  • troublemaker VS ketos! βœ”
  • ALEXON [END]
  • ADYRA
  • Allya Theo Perjodohan? [On Goingβ™‘]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi πŸŒˆπŸ™ β€’β€’β€’ Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu πŸ’•) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines