Verleden

Verleden

  • WpView
    Reads 3,639
  • WpVote
    Votes 929
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 28, 2022
[SEKUEL ENIGMA | Update setiap Selasa dan Sabtu] Syahlaa pikir, pergi dapat memberikannya kehidupan baru yang membuat dia dengan mudah bersahabat dengan kata 'lupa'. Tapi ternyata, takdir berkata lain. Jika langkah pergi pada umumnya akan membuat setiap orang meninggalkan semua cerita tempo lalu, maka tidak dengannya. Perginya kali ini, justru diatur semesta untuk mempertemukan dia pada mesin waktu yang akan membawanya kembali pada kejadian yang telah lalu. Lantas, sanggupkah Syahlaa menerima semua kabar itu sedang dia pun tengah kepayahan dalam mereparasi hati? "Bersama tunas-tunas tulip di musim semi, kisah lama kembali bersemi. Membawa kembali harapan-harapan yang tumbuh bersamaan dengan lelehan salju di penghujung musim dingin. Aku tidak tahu harus berkata apa. Sebab kamu datang, disaat aku sudah tidak lagi menginginkan kehadiranmu ... di sini." ----------------------------------------------------- •Cover by Pinterest
All Rights Reserved
#29
belanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Renandra Retha
  • SHADOW
  • Barisan Buku [✔]
  • SPJU {Sadar Penuh Juga Utuh}
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • RHEINAARA || Back From The Lost
  • senja di matamu
  • Aisyah(TAHAP REVISI)

Retha, mahasiswi ceroboh, dan Renandra, petugas bandara yang jutek penuh sarkasme, bertemu lewat serangkaian insiden konyol-kopi tumpah, dompet hilang, dan adu mulut yang seolah tak pernah selesai. Setiap pertemuan dipenuhi tatapan tajam dan ucapan sarkastik, seakan semesta senang mempertemukan mereka hanya untuk saling menyebalkan. Namun, semakin sering mereka bertemu, sesuatu mulai berubah. Kebencian perlahan berubah menjadi rasa penasaran, lalu tanpa sadar... menjadi sesuatu yang lebih dalam. Tapi ada satu hal yang tak bisa mereka abaikan-perbedaan yang tak mungkin dihapus begitu saja. Seperti laut yang selalu berbisik pada karang, ada perasaan yang terus bergema di hati mereka. Tapi apakah takdir mempertemukan mereka hanya untuk akhirnya saling melepaskan? --- 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines