Story cover for Sahabat Tapi Menetap by Skala_Rasa
Sahabat Tapi Menetap
  • WpView
    LECTURAS 138
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 138
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado may 25, 2021
"Bim, nikahin gue dong." Ucap gadis yang memiliki nama Kara Adisti. Gadis itu terus menarik-narik ujung kemeja berwarna navi yang di pakai lelaki itu.

"Kara yang imut kek semvak upin ipin, gue belom mau nikah sayang." Jawab lelaki 'bim' itu. Lelaki itu berusaha melepaskan jeratan gadis bermata indah itu.

"Gue gak mau tau!, lo nikahin gue bim!." Teriak Kara sambil memeluk pinggang Lelaki itu posesif.

"Kalo gue gak mau gimana,hem?." Tanya Lelaki itu sambil memberi ciuman ciuman kecil di pipi Kara. Lelaki yang memiliki nama Bimo Arya prakasa itu terus tersenyum melihat tingkah sahabatnya.

"Gue perkosa lo!" Jawaban Kara membuat Bimo membulatkan mata tak percaya. Kara berkata dengan muka yang polos.

NB: Hanya cerita sederhana yang ingin menemani kesendirian anda. Asli dari pemikiran penulis sendiri. Jangan ada plagiat di antara kita yaaa
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Sahabat Tapi Menetap a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#301menikah
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Unplanned marriage de SiGanteng11
9 partes Concluida
Revalda Riza Renata Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama Abrar Narazka Pratama Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya. Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek. "Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang. "Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur. Emang bener kan Gue jomblo. "Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue. "Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!" "Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa. Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue. "Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue. Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis. "Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico. Kawin Kawin dikira Gua kucing. Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau. . . . Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
After Wedding? cover
Unplanned marriage cover
The Way I Love You cover
Laila, Nikah yu! (Revisi) cover
Crazy Marriage cover
Zauji Zaujati [On Going] cover
CAHAYA CINTA cover
Menggenggam Cintamu cover
Arista ( Tamat ) cover

After Wedding?

25 partes Concluida

[SELESAI] 💠Sequel dari "Move On, Atau?"💠 "Menyenangkan sih. Hidup berdua sama si Bego." -Amara. "Gue? Yang pasti seneng banget lah. Secara tiap hari gitu kan ngeliat muka unyu dia." -Nanda. Tak lupa dengan para sahabat Amara yang selalu hadir sebagai pemanis di dalam kehidupannya.