Story cover for Putri sekolah by pelukisimajinasi
Putri sekolah
  • WpView
    Reads 122,344
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 122,344
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published May 25, 2021
"Terimakasih atas maaf yang selalu kamu ucapkan, dan maaf atas permintaan maaf yang terlambat aku ucapkan " 




Nyatanya terlahir dari keluarga berada dengan harta melimpah tidak membuat kehidupan Sabila Eleana stevenseen bahagia, hidup dengan penuh kemewahan dan barang mahal juga tidak membuat bibir mungil gadis itu membentuk seyuman indah tapi sebaliknya penderitaan dan kepalsuan memeluk erat tubuh sabila.

" kamu tau apa yang paling menakutkan didunia ini  ? " 

laki-laki itu menjawab dengan ragu " iblis ? " 

sebuah tawa perih terdengar dari sang gadis " bukan, jawabannya adalah manusia dengan keserakahan nya adalah hal paling menakutkan di dunia. " 

" kenapa ? " 

" manusia serakah akan mengorbankan apapun agar tujuan dan kepuasannya tercapai, termasuk melenyapkan cinta dan keluarga nya sendiri. "
All Rights Reserved
Sign up to add Putri sekolah to your library and receive updates
or
#295ex
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Paradise cover
Sebelum Luka cover
Aluka (Proses Penerbitan) cover
Hopeless [REPOST] cover
Dear Santa [ ON GOING ] cover
SILENTIUM || End✓ cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover
Valcano cover
You Are Mine [Terbit] cover

Paradise

52 parts Complete

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.