Lempar Dendam Sembunyi Cinta (Tamat)

Lempar Dendam Sembunyi Cinta (Tamat)

  • WpView
    Reads 325,688
  • WpVote
    Votes 46,412
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 20, 2022
Ada satu kesempatan yang membuat keduanya bertemu. Satu membekas, yang lainnya hilang tersapu masa. Bertahun kemudian takdir membawa mereka untuk jadi sedekat jari dan kuku. Sayangnya, yang satu ingin memiliki yang lainnya ingin membalaskan dendam. Ini adalah peperangan batin, kira-kira siapa yang akan keluar sebagai pemenangnya?
All Rights Reserved
#493
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • setangkai mawar di musim dingin
  • Cinta yang Tak Direncanakan |OhmNanon| |GS|
  • Jodoh dan Takdir
  • KIDUNG JAYANEGARA: Nyanyian Jiwa yang Belum Usai
  • Sweetest Daddy/ Tamat
  • MY BEAUTIFUL MAID
  • BAYANG-BAYANG ARUNIKA
  • Dunia Semesta
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • AINUN s.1 [ END ]
  • 𝐊𝐮𝐫𝐮 𝐊𝐮𝐥𝐯𝐚𝐝𝐡𝐮
  • Twenty Years (END)
  • Our Vow (End)
  • Sela [Completed]
  • ARIFIN || BAD HUSBAND [Terbit]
  • Melukat Sekat
  • Pesona Paman Seno

Musim dingin membawa pulang Alina ke rumah tua peninggalan keluarganya-tempat di mana kenangan, luka, dan rahasia masih membeku bersama salju. Sepuluh tahun lalu, sahabat-sahabatnya, Rosaline dan Adira, menghilang secara tragis setelah sebuah malam ritual yang tak pernah selesai. Kini, Alina kembali... dan bayang-bayang masa lalu ikut menyambutnya. Di balik cermin kamar tua, suara-suara berbisik. Di taman yang ditutupi es, setangkai mawar merah mekar setiap bulan Desember-meski tak seharusnya tumbuh. Dan di antara dua sahabat yang masih hidup, Cillan dan Rayhan, Alina perlahan menemukan cinta... sekaligus pengkhianatan. Saat penglihatan-penglihatan aneh mulai menghantui, Alina harus dari generasi ke generasi. Dan yang paling sulit-ia harus memilih: mengubur masa lalu, atau menebusnya, meski dengan mengorbankan masa depannya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines