JINGGA LAURA (on Going)

JINGGA LAURA (on Going)

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
jingga laura namanya, bersenang senang hobinya, 17 tahun umurnya, bandung tempat tinggalnya. dan, ini ceritanya! jingga laura dengan julukan si fuckgirl/fakgirl/playgirl nemum memiliki jiwa friendly yang sangat besar! Di kelas XII IPS 3 siapa yang tidak mau berteman dengan Jingga? Entah itu karena pansos ataupun tulus. Jika ada lelaki yang mendekatinya, Jingga dengan mudah menjawab 'iya' Karena masalalu kelamnya di selingkuhin oleh para mantannya jadi Jingga ingin para kaum lelaki juga merasakan bagaimana rasanya di selingkuhin! Emang enak. "bisa lo berhenti mainin laki?" ucap arah memohon "kasi gue alesan kenapa gue harus berhenti? Come on arash, ini asik"jawab Jingga "oh lo ngga ada alesan buat berhenti? Kalo gitu jadiin gue alesan buat lo berhenti jadi playgirl!" tekan arash. Jingga didalam keadaan setengah sadar menatap arash "lo?" lirih jingga "kalian semua sama sama brengsek!" lanjut Jingga dengan nada menyentak
All Rights Reserved
#32
fakgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • The Game
  • Sweet Combat
  • Arsyilazka
  • SENJA JINGGA
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Miss Independence 's Boyfriend
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Partfect
  • Elvina [COMPLETED]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines