Sebuah Diary

Sebuah Diary

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 26, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Akanku nantikan saat itu, saat kau datang dan membawaku pergi bersamamu. Cinta adalah hal yang lumrah yang di rasakan oleh setiap insan di dunia. Begitu juga dengan Kania yang tanpa sengaja menumbuhkan rasa cinta di hatinya untuk Zikri. Namun, cinta itu harus terelakan karena Zikri lebih memilih Nadelia Apakah Kania dan Zikri akan bersama? Yuuks di simak ceritanya. Ig. yolala1441 fb. Nadya Mawar Merah
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ning Nabila [SUDAH TERBIT✔]
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • Hey! You! [TRILOGI "YOU" BOOK 1]
  • Takdir Sang Ilahi
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Cerita kita (Tamat)
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • YAKIN (SELESAI)
  • Disguise... [END]
  • Raquilla

#Project_Kolaborasi Genre : Spritual-Romance Penulis : Ferdi Andreas x Rianty Blurb Seakan menjadi dejavu. Kisah yang pernah dialami oleh Ummahnya, juga dialami Nabila. Sama-sama terlibat cinta putra seorang Kiai, memaksa Nabila mengulang kembali sejarah tentang cinta segitiga. Berawal dari saat Nabila Zahira menyantri di pondok pesantren Darrul Qur'an, takdir menuntunnya bertemu Muhammad Bilal Al Zaelani. Putra Kiai tempat ia menyantri. Namun seolah sudah tradisi yang mendarah daging, Bilal dijodohkan dengan anak teman Sang Abah. Perang batin melanda, di saat Nabila harus memilih, mengiyakan niat Bilal memperjuangkan cinta mereka dengan menolak perjodohan tersebut, atau merelakan Bilal untuk Nadira, gadis yang dipilihkan orang tua Bilal yang melainkan adiknya dari Ibu yang berbeda. Namun tetap ada darah yang sama yang mengalir dari seorang Kiai Abdulah. Ayah kandung yang tak pernah lagi hadir dalam hidupnya. Akankah kisah lalu Sang Ummah menjadi kisah di masa depan Nabila? Maju memperjuangkan rasa bersama Bilal, atau mundur seperti Ummahnya dulu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines