Story Anya (ON GOING)

Story Anya (ON GOING)

  • WpView
    Reads 2,696
  • WpVote
    Votes 210
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo gak tau rasanya jadi gue! Sakit Rin, sakit!" Anya menatap sendu ke arah Karin. "Lo gak tau rasanya dibenci sama orangtua lo! Lo gak tau rasanya dibenci sama Abang sendiri! Lo gak tau rasanya jatuh berkali-kali di jurang yang sama! LO GAK TAU ITU RIN!" Dada Anya naik turun. Gadis berambut ikal itu menatap manik mata Karin dengan tatapan yang sulit di artikan. "Stop Nya, stop!" Karin memeluk erat tubuh sahabatnya. Tangisnya seketika pecah, ia tak bisa melihat Anya seperti ini bagaimanapun juga Anya adalah sahabat satu-satunya. "Gue capek! Gue mau pergi, gue mau nyusul Anka, Rin ...," lirih Anya dengan pelan. Seketika pandangan gadis itu mengabur. Brugh! Tubuh mungil Anya jatuh di pelukan Karin. Wajah cantiknya terlihat lelah, bekas tamparan dari Keyla masih tercetak jelas di sana. Karin semakin memeluk tubuh Anya dengan tangisan pilu. Dia tau bagaimana keadaan Anya sekarang. *** "Ken, pulang sekolah nanti temenin gue ke dokter yah." "Lo sakit?" Anya menggeleng pelan. Gadis itu masih tidak mau jujur dengan penyakitnya sekarang kepada pemuda yang saat ini menyandang sebagai pacar dari Anya Alexander. "Mau yah?" tanya Anya sekali lagi. "Maaf, By. Kayaknya gak bisa deh, aku hari ini ada janji sama temen." Lagi ... Anya tersenyum miris. Temen yang disebut oleh Keano tak lain adalah Keyla. Kenapa harus berbohong sih? *** "Gue sakit, tapi gue harus kuat." "Kalau gue lemah, terus siapa yang jaga gue kalau gak diri gue sendiri." *** Rank🥇 2 in romantis (30 Mei 2021) 7 in bullying (2 Juni 2021) 3 in bullying (11 Juni 2021) 1 in bullying (29 Agustus 2021)
All Rights Reserved
#42
bulying
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NIDA ( END )
  • SKALETTA [END]
  • BULLSHIT [REVISI]
  • Aisha Story's [Lengkap]
  • Esperanza [On Going]
  • F A K E ? [End]
  • Alice
  • ALVIVA (END)
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • AgniaDiary's

"Berhenti main main! Gue pengen serius." Tukas Aldi dengan wajah seriusnya, tanpa ada sedikit unsur candaan. Ia nampak sedikit gusar sebab wanita dihadapannya ini tak pernah menganggap ucapannya serius. Nida sedikit ketakutan saat laki laki didepannya itu menaikkan nada bicaranya. Ia juga terkejut,laki laki yang satu ini selalu menjadikan apapun seperti lelucon dan candaan, namun kini dia terlihat begitu serius membuat Nida tak mampu menjawab dan hanya bisa membisu. Sial! Kenapa jantungnya berdegup keras. Ya ampun Nida merasakan pipinya memanas. "Lo harus jawab, nona muda." Aldi mendekatkan tubuhnya pada gadis dihadapannya hingga jarak mereka semakin tipis. Aldi merendahkan pandangannya, sebab tinggi mereka tidak setara. Dan di sini jelas Nida lah yang tidak terlalu tinggi. Nida mengangkat kepala dan pandangannya. Aish! Jantungnya sangat berdegup kencang. "Runtuhin tameng hati gue. Buat gue percaya akan hal itu." Ujar Nida dengan bersikeras menahan degupan di dada nya. Seulas senyuman terukir di wajah indah Aldi, dia kemudian mengambil jarak kembali menjauhkan tubuhnya,sebab ia tahu bahwa gadis dihadapannya itu tidak nyaman. "Setelah gue berhasil, gue gak bakal lepasin lo. Gue yang akan jadi pemenang. Hm?" Terdengar jelas seperti tantangan Aldi berucap. Membuat Nida semakin kalut. Ahhg! Aldi selalu saja berhasil membuat desiran aneh dalam tubuh Nida. Demi apapun Nida ingin menendang Aldi jauh jauh saat jantungnya berdegup keras. Bisa semakin malu ia jika Aldi mendengar degupan jantungnya. Tanpa Nida sadari, ia lah yang terjebak oleh ucapannya itu. Antara hati dan logika. note : ( Beberapa adegan terinspirasi dari cerita orang sekitar. ) ( Dipublikasikan pada : 6 Juli 2020 ) ( End ) ( Dilarang copas, atau plagiat cerita ini! Mikir sendiri jangan seenaknya, lu kira nyari ide cerita segampang nyari upil? ) Rank 1 #Nida ( 8 Juli 2023 ) Rank 1 #pdkt ( 21 Juli 2023 )

More details
WpActionLinkContent Guidelines