Lilac and Cinnamon

Lilac and Cinnamon

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 19, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[Teenfict - (Minor) Romance - Drama] "Aku baru tahu kalau Lilac itu sebenarnya nama warna, ya?" "Pas searching di internet, ternyata arti nya persis dengan dirimu." "Awalnya misterius, tapi bisa jadi pusat perhatian, dan ternyata dibalik itu, kamu itu lembut juga, ya. Jadi ingat dengan ibu ku." . . . "Kau sendiri, kukira kau hanya manusia datar yang serius. Ternyata kau manis juga ya, persis dengan warna matamu ... ... Cinnamon."
All Rights Reserved
#338
2021
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aiserana: Transmigrate To Villain Figures
  • Serendipity || Gou Mingrui [COMPLETE✔]
  • Let Me Love You Longer
  • I'M NOT CINDERELLA
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Magic In Love [END]
  • Tokoh Utama
  • Your Crush | Eunwoo • Jisoo |
  • Rekal Rara [END]

Pindah ke ICANNOVEL Rank: #1 in petualangan (14/04/2021) #1 in humoris (14/05/2021) #2 baper (31/07/2021) Amia tidak menyangka bahwa insiden pohon tumbang yang merenggut nyawanya, bisa kembali terbangun pada salah satu tokoh novel yang sempat ia baca. Di novel yang biasa ia baca, maka seseorang akan bertransmigrasi ke masa lalu. Tapi ini!? Jiwanya malah tersesat ke masa depan! Antara bahagia atau harus meratapi nasibnya sebab ia memasuki salah satu tokoh antagonis yang harus berakhir tragis pada di tangan si pemeran pria. Amia harus berusaha menghindari hal yang bisa menyebabkan kematiannya untuk kedua kalinya. Yakni jangan mencari gara-gara dengan tokoh utama! Tetapi, ada masalah yang di hadapi Amia. Yaitu si calon malaikat mautnya, mengapa calon malaikat mautnya itu sangat anjim padanya? Darahnya selalu saja mendidih bila pria itu membuka suara. 🍥🍥🍥 "Hei tuan Atra, aku hanya memudahkan jalan mu, tapi mengapa kau malah mempersulit jalan ku." "Maaf nona Serana, bagian mana yang kau bilang memudahkan jalanku? Dan bukankah kau yang mempersulit jalan ku." "Bagian mana aku mempersulit mu?" "Jalan ku, tidak bisakah kau biarkan aku lewat, klien sudah menunggu ku sedari tadi." "Atau mau aku datangkan kuda liar yang katanya dengan sekali tendangan bisa membuat anjing liar terpental hingga ke kuburnya." tambahnya. Mata Serana melotot, apakah barusan ia di samakan dengan anjing liar?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines