Story cover for Dear, Senja by Dandelions_s
Dear, Senja
  • WpView
    Reads 438
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 438
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published May 27, 2021
Namaku Senja Kirana. Tetapi, hidupku tak seindah namaku. Hidupku penuh dengan kegelapan. Tuhan telah mengambil cahaya berharga dalam hidupku. Bahkan, Tuhan juga mengambil orang-orang terkasihku. Hidupku menyedihkan, rapuh dan juga menyakitkan. Semua orang menganggap aku adalah sebuah beban. Keluarga orang tuaku membenciku, dan aku tidak tau alasan apa dibalik rasa benci itu. 

Aku menganggap dunia ini tidak adil, dari berjuta-juta manusia yang menduduki bumi, mengapa harus aku yang memiliki takdir semenyedihkan ini? 

"Tuhan, apa aku boleh menyerah dengan keadaan?"

"Ini terlalu menyakitkan. Aku terlalu rapuh untuk melewatinya sendirian."

"Aku takut kesendirian, aku takut akan kegelapan."-Senja Kirana.

Namun, semuanya berubah ketika dia datang. Dia sang pembawa setitik cahaya itu. Menerangi hidupku yang gelap gulita. Sosok yang tidak pernah aku lihat bagaimana parasnya. Namun membuat aku percaya, bahwa kebahagiaan itu tak sepenuhnya hilang dari hidupku. 

"Senja, izinkan aku untuk menjadi matamu."

"Menjadi rumah untukmu pulang."

"Dan, menjadi penerang dalam kegelapan hidupmu."-Ganendra Gevariel Rahardian.



NOTE ⛔

Cerita ini banyak mengandung unsur kekerasan fisik. Mungkin jika teman-teman tidak berkenan untuk membaca cerita tentang kekerasan bisa undur diri. Sekian, terima kasih 🙏
All Rights Reserved
Sign up to add Dear, Senja to your library and receive updates
or
#482hancur
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Senja dan Fajar  cover
Merindukan senja   cover
SENJA TERAKHIR[Hiatus Sementara] cover
Tentang Waktu (End) cover
Permainan Takdir [TAMAT] cover
Rintik Sendu ✔ cover
AKU DAN CERITAKU cover
magenta [✔] cover
Full Of Scratches cover
Fajar dan Senja [SELESAI] cover

Senja dan Fajar

11 parts Complete

Kehadirannya tak pernah di harapkan,namun kepergiannya membuat semua mata menangis. Bukannya aku menentang takdir tuhan,tapi seandainya Tuhan memberiku sebuah pilihan,aku lebih memilih untuk tidak terlahir. Mereka tidak akan tau rasa sakit yang ada pada dirimu,sebelum mereka merasakan apa yang kamu alami kenapa dari sekian banyaknya pilihan kamu memilih pergi senja? Pergilah ke tempat yang jauh senja,carilah kebahagiaanmu disana, hiduplah bahagia seperti yang kamu impikan. titipkan salamku kepada tuhan, katakan bahwa aku berterimakasih kepadanya karena telah menciptakan manusia sekuat dan sebaik dirimu kedunia meskipun pada akhirnya dia mengambilmu kembali.