Story cover for DEWAJUNA (END) by gigiikelincii
DEWAJUNA (END)
  • WpView
    Reads 47,477
  • WpVote
    Votes 4,123
  • WpPart
    Parts 23
  • WpView
    Reads 47,477
  • WpVote
    Votes 4,123
  • WpPart
    Parts 23
Ongoing, First published May 27, 2021
Dewa kadang suka sebel punya abang macam bang Juna. Ya gimana gak sebel? Bang Juna galak banget. Belum lagi alimnya gak ketulungan. Dikit dikit Dewa disuruh do'a atau baca bismillah. Dikit dikit panjang lebar ngasih Dewa ceramah. Bukan apa apa. Tapi capek juga Dewa dengerinnya. Astaghfirullah. Dosa gak sih ngedumel karena diceramahin?

Pokoknya bang Juna tuh lurus banget orangnya. Apalagi kalau soal yang berbau agama. Kadang Dewa diajakin puasa Senin Kamis. Kalau gak mau suka diancem dikasih uang jajan seribu. Ya Dewa suka lemah kalau sudah berurusan sama duit. Ya kali Dewa jajan seribu doang? Mana kenyang perutnya yang sebelas dua belas ama gentong? Apalagi Dewa kan suka gak tahan kalau nyium aroma bakso bu Yanti di kantin sekolahnya. Bawaannya pengen batalin puasa aja rasanya. Ya lagian udah tahu lagi puasa, malah kelayapan ke kantin pas istirahat.

Tapi galak-galak gitu, sebenernya bang Juna tuh sayang banget sama Dewa. Dewa tahu, tapi pura pura gak tahu aja dia. Apalagi pas badai itu datang menerpa kehidupan mereka berdua.

Semua mungkin berubah. Tapi Dewa rasa, sayangnya bang Juna tidak akan pernah berubah padanya. Kalau pun berubah, mungkin karena rasa sayang itu kian bertambah.
All Rights Reserved
Sign up to add DEWAJUNA (END) to your library and receive updates
or
#291brotherhood
Content Guidelines
You may also like
Perihal Sandwich(End) by dimsumentai
40 parts Complete
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
You may also like
Slide 1 of 10
HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓] cover
Brother Zone (End) cover
ETᕼEᖇEᗩᒪ ✔ cover
TRIPLE J |JenoJaeminJisung| cover
Are We Brother's ? - [boynextdoor] SEGERA TERBIT cover
I Miss You All cover
Nan Gwaenchana  cover
Perihal Sandwich(End) cover
Avyan (End) ✓ cover
SURRENDER (END)  cover

HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]

11 parts Complete

Asyavino Hazki Danendra, Putra bungsu dari seorang pengusaha kaya raya, Jionathan Danendra. yang perlahan kehadirannya terlupakan, dengan kata lain, tergantikan oleh bungsu Danendra yang baru-- Mikael Kenzio Danendra. ** "Papa, Aci mau itu.." "iya, sayang. boleh." "Papa, Aci mau- "Jangan manja, Hazki. kasih ke Kael. dia adik kamu, belajar mengalah." ** "Kaka! Ayo temani Aci main!" "Ayo, Jangan capek-capek, ya tapi. Adek harus bobo siang juga abis ini." "Kaka, Aci mau ikut main.." "Ck. rese. mau ikut ya sini, gak usah sok memelas gitu." ** "Mas.. Potongin ikan Aci jadi kecil-kecil, dong.." "iya, sayang. tunggu, ya. masih panas." "Mas.. Boleh Aci minta tolong? suirin ayam Aci.. panas.." "Mas lagi bantuin Kael! belajar mandiri, Hazki!" ** "Abang, Aci capek.." "Abang disini. sama Aci terus. Abang janji." "Abang.. Aci capek banget.." "bisa tolong jangan berisik? keluar! ganggu." ** Hazki juga punya batas sabar. Hazki lelah, terpaksa kuat hanya demi Papa, Mas, Kakak, dan Abang nya tidak semakin menjauh. ## [AsyavinoHazki] warn! brothership angst shortstory no romance!