Nayara : I (Don't) Care!

Nayara : I (Don't) Care!

  • WpView
    LECTURAS 881
  • WpVote
    Votos 118
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ene 9, 2022
FOLLOW AUTHOR SEBELUM BACA:) {Cerita ini hanya FIKTIF belaka. Jika ada kesamaan nama dan tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan} Blurb: Tidak ada yang berubah setelah kematian Wiratman Dewa Sucipto. Papa Nayara. Meski duka masih menyelimuti, namun tatapan tajam serta sikap dingin yang di tunjukan Gita Sabrina pada Nayara tak berubah sama sekali. Justru sebaliknya, wanita yang telah mengandung Nayara itu semakin Intes memupuk kebencian pada anaknya. Namun Nayara tak peduli akan hal itu. Dia sudah terbiasa. Hatinya telah menebal. Dia sudah muak melihat kasih sayang yang harusnya diberikan padanya, justru diberikan pada Berlina Matahari, anak yang katanya di adopsi Sabrina dari panti asuhan. Nayara tetap tak peduli. Yang Nayara pedulikan cuma satu. Sean Erlangga. Pemuda kurang ajar yang telah menghancurkan hatinya. "Berengsek!" "Maaf, Ra." Sean menundukan kepala. Dia tak berani melihat wajah Nayara yang penuh dengan luka yang ia berikan. "Kenapa dari sekian banyaknya cewek di dunia ini ... Kenapa dia, Se? Kenapa harus Berlin?" "Maaf, Ra. Aku gak bisa ngendaliin perasaan aku." "Bajingan!" Sean mengangguk. Ia memberanikan diri mengangkat kepalanya. "Aku memang bajingan, Ra. Tapi ... aku harap setelah ini kita masih berteman. Seperti sebelum kita pacaran. Aku gak mau kehilangan kamu, Ra." Sean menatap Nayara memohon. Nayara tertawa kering. "Kamu tahu, Se, aku pengen banget bunuh kamu sekarang. Untuk itu aku berharap kita gak pernah bertemu setelah ini. Kalaupun takdir berkata sebaliknya, aku mohon kamu jangan tegur atau sapa aku. Aku gak mau orang tahu aku punya teman menjijikan kayak kamu!" Nayara memutar tubuhnya, namun seperti mengingat sesuatu ia kembali berbalik dan menatap Sean, dingin. "Oh, atau lebih tepatnya aku gak mau orang tahu aku punya mantan yang kelakuannya kayak binatang!" 17+ Cover by pinterest
Todos los derechos reservados
#167
anakkost
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AILAH(END)✅
  • Goede Ziel (On Going)
  • IRENA (ON GOING)
  • Felicity [On Going]
  • ELZEAN [On Going]
  • Arsyilazka
  • Friendship In Love
  • Gula - Gula
  • RAISEN

SIAPKAN DIRI SEBELUM MEMBACA!! BOLEH KASIH KRISAR, TAPI YANG SOPAN! *** "Kak Nanda harus kuat. Ikhlasin tante, tante pasti udah bahagia disana" "Lo pernah kan ngerasain diposisi gue?" "Berenti sok nasehatin! Seharusnya lo ngerti keadaan gue, karena lo juga pernah ngerasain ditinggalin sama orang yang lo sayang. Jangan nasehatin gue supaya tegar kalo lo sendiri gak bisa ngelakuinnya" Plakk "Maksud Icha itu baik!Kamu gak bisa bedain mana yang baik mana yang buruk?! Dimana salahnya Icha? Dia cuma mau menyemangati kamu supaya kamu tidak terpuruk karena musibah ini, seharusnya kamu mengerti Nan" "Papa kenapa malah belain pembunuh ini?" "Pembunuh yang kamu sebut itu istri kamu, Nanda!" "Nanda nyesel udah nikain dia, Pa. Kalo tau gini Nanda gak akan pernah mau di jodohin sama dia, " _Awalkehidupanyangpahit Penasaran? Cuss baca:v *** WARNING!!! Cerita ini asli dari pemikiran saya sendiri. Jika ada kesamaan nama, alur, latar dsb itu murni sebuah kebetulan dan bukan sebuah kesengajaan. Dilarang mencopy!!! -------------------------------------------------------------

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido