DRAMA | ShortStory1

DRAMA | ShortStory1

  • WpView
    Odsłon 40
  • WpVote
    Głosy 4
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., maj 28, 2021
Ini kisah tentang seorang gadis bernama Adelia Metta Agatha. Yang biasa dipanggil Adelia or Lia. Gadis berumur 19 tahun yang terkenal cantik dan manis ini memiliki sedikit kisah yang tak akan ia lupa saat ia duduk di kelas 10 SMA. Dimana sang pujaan hati, Raden Adimas Patih. Atau biasa dipanggil Adimas inii adalah laki laki pertama yang dapat membius sosok Adelia dalam waktu yang cukup cepat yakni 40 menit. Sebuah takdir yang tak terduga mempertemukan mereka di sebuah Drama perpisahan kelas 12 sekolah mereka, SMA Merdeka 1.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#70
salahpaham
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Cinta Tanpa Pamrih
  • ARDHANI [ On-going ]
  • Saat Semua Tak Lagi Sama
  • SEMESTA
  • ADINDA
  • The Real Boyfriend
  • RAYFA[END]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • PATHETIC GIRL [On Going]

Otak yang terlalu bodoh?Atau hati yang terlalu ber perasaaan. Keduanya sama sama membuat siksaan hati. Adelia, Maya, Adira. Tiga bersahabat yang ga bisa di pisahkan dengan cara apapun. Adelia faranisa azni, perempuan berparas Tinggi, dengan kulit yang kuning Langsat , bola mata yang hitam kecoklatan, Lengkap dengan rambut lurusnya yang hanya se dahi. Maya maheera rafiqah, salah satu sahabat Adelia, Tidak kalah cantik dari Adelia, Maya pun mempunyai kulit kuning Langsat, dengan hidung mancung, di tambah lesung Pipit yang membuatnya tambah manis saat tersenyum. Adira azzahrah. Sahabat mereka yang paling moodyan, Tapi Rara ga kalah cantik dari kedua sahabatnya itu. Malah rara jauh lebih sempurna bagi kaum Adam, dengan warna kulit sedikit berbeda dari kedua sahabatnya itu, Rara jauh lebih putih dari mereka, bola mata yang berpaduan dengan warna coklat sempurna, lengkap dengan gingsul nya, dan bulu mata badai tanpa buatan. Mereka bertiga sahabatan dari SMP, bahkan sekarang mereka sudah memasuki jenjang pendidikan SMA. Siapa sangka tiga sahabat itu satu sekolah lagi, padahal tidak ada percakapan mengenai hal ini sebelumnya. Hal ini membuat mereka berfikir mereka punya misi baru di SMA.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści