ocean
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 9, 2021
WpInfo
Fanfic
Tagsbts
Hidup bersama rasa trauma akan kepergian orang-orang disekitarnya. Bunuh diri membawakan keajaiban padanya, keajaiban itu tak salah ialah makhluk bawah air dengan kekayaan minyak mahal yang dimiliki kini hilang karena dia sudah bukan lagi makhluk bawah air, melainkan manusia, diutus ke daratan, sosoknya pun menjadi kebahagian sekaligus obat bagi dia yang putus asa. Perlahan Hanna menaruh harapan besar kepadanya walaupun ia tidak pernah mendengar bahwa ia berkata dia tidak akan pergi. Harapan itu musnah dalam waktu satu malam, melahirkan keajaiban yang lainnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'M - Hanna Darmiar (Perjalanan Mencintai Takdir)
  • Mysterious Girl
  • Snowdrop of Spring (TAMAT)
  • Drug Hunter
  • cigarettes
  • perjalanan semesta
  • Istri Pengganti Jadi Kesayangan (TAMAT)
  • Tinggal Dalam Matahari - Wanita Di Hutan Maioti
  • Guardian Angel
  • Aku, Vereya?(Transmigrasi) {TERBIT}

Aku? Semua cerita ini mengambarkan tentang aku! Ya aku Hanna darmiar Tentang bagimana proses kejam itu berjalan untuk sebuah kehidupan. Dengan semua orang yang ikut andil dalam proses tersebut, yang kadang memberi cinta dan bahkan luka. Aku yakin tidak semua orang mengalami proses itu, karena memang ada sebagian orang yang sudah terlahir berbalut kata sempurna. Berbeda dengan aku yang harus menangis iba dalam setiap bait do'a berharap keadaan itu sedikit melunak setidaknya tidak begitu kejam lagi. Tetapi setiap proses itu memberi pelajaran hingga aku menjadi sangat kokoh dan kuat. Walaupun sudah diterpah berbagai macam luka. Setidaknya aku masih bisa berdiri walaupun sangat terlihat rapuh. Semua halaman buku ini menjadi cerita panjang dalam hidupku, setiap detik yang berjalan aku gambarkan dengan hati - hati, teruntuk atas semua cinta yang laki - laki itu berikan kepadaku. Aku hanya tidak ingin sedikit bahagia terlupa begitu saja, saat laki - laki itu datang dengan keadaanku yang begitu kesepian menahan setiap luka bahkan hingga Bipolarku semakin parah. Setiap lembar buku ini bukan hanya tentang Bahagia. Tetapi ada waktu dimana ada seseorang menatapku dengan mata besar menakutkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines