ADRIENNE

ADRIENNE

  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 30, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Adrienne Jovanka, seorang gadis berparas cantik yang dikagumi banyak orang sejak pertama kali masuk sekolah. Sifatnya yang lemah lembut semakin membuat parasnya tampak elegan. Namun siapa sangka hidupnya menyimpan banyak misteri. Apakah dia ada keturunan makhluk selain manusia? "Hidup itu penuh teka teki, daripada kita menebak hal yang tidak pasti bagaimana jika kita menyusun satu persatu untuk menyelesaikannya." Adrienne Jovanka. "Manusia sepertiku mana bisa seperti itu? cara untuk mencintaimu pun aku tak tahu." Arkana Caraka.
All Rights Reserved
#541
plotwist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Glitch
  • Mystiki Porta
  • My Twins (End)
  • My Duchess / End
  • Transmigrasi Figuran Antagonis
  • My Bad Boy Friend
  • Story Red Eyes: Playing Eyes (END)
  • Seseorang [completed]
Glitch

Glitch (completed) ------------------------------------------------------- "Neo lagi apa, Yah? Aku mau bicara, dong." "Siapa?" "Neo. Udah bangun belum dia?" "Neo siapa, Lin?" Aku bersumpah jantungku berhenti berdetak selama beberapa detik. "Maksud Ayah apa?" "Lah? Itu kamu tadi nanyain siapa? Mau bicara sama Bi Dedeh?" "Yah ... jangan bercanda." Bahkan sambil mengatakannya, aku tahu Ayah tidak sedang bercanda. Aku tahu ada sesuatu yang salah. "Ngomong apa, sih, kamu? Lin, udah dulu, ya. Ayah hampir telat berangkat kerja." "Tunggu! Tolong jangan bikin aku tambah pusing, Yah. Aku mau bicara sama adikku!" Hening selama beberapa detik. "Sepertinya kepalamu benar-benar keras terbentur." "Maksudnya?" tanyaku di tengah degup jantung yang tak karuan. "Alin, kamu gak punya adik. Kamu itu anak semata wayang." *** Dalam sebuah perjalanan kereta, Alin, seorang gadis remaja berusia tujuh belas, terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia menyadari beberapa hal terasa sedikit berbeda dari sebelum ia jatuh tertidur. Termasuk, bayangannya sendiri di cermin. Mengapa ia mengenakan pakaian lusuh dan ketinggalan jaman? Mengapa sahabat terdekatnya tidak mengenalinya? Dan yang paling penting, ke mana perginya Neo, adik kesayangan Alin yang tiba-tiba raib seolah ditelan bumi? Apa yang sebenarnya terjadi pada Alin? Atau... pada dunia ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines