Bagaimana jika kita tidak ditakdirkan bahagia? Bagaimana jika perjalanan kita ditakdirkan tidak abadi? Kisah perjalanan sorang gadis di masa-masa remaja yang orang bilang kalau masa paling menyenangkan itu adalah masa-masa SMA. Masa tentang segala titik perasaan cinta tumbuh, pertemanan yang tulus serta pertikaian anak remaja. Alina pernah tumbuh dalam zona menyenangkan itu. Hingga dia bertemu dengan Gelin, seorang laki-laki yang mencintainya dengan tulus tapi melupakannya dengan mulus pada detik-detik akhir. Jika diberi kesempatan bertemu, Alina hanya ingin memeluk Gelin untuk yang terakhir kalinya. Namun jika diberi kesempatan hanya boleh mengucapkan satu kalimat saja dari Tuhan, Alina akan mengatakan kepada Gelin kalimat ini. "Semoga kamu sembuh dan sehat. Aku jauh menyayangimu lebih dari hidupku sendiri, Gel." Segala hal yang Alina lalui, sudah lebih dari cukup untuknya bahagia dan tidak pernah membenci hidupnya. *** ⚠️ Dilarang keras copy paste atau mengadaptasi cerita ini dalam bentuk apapun tanpa persetujuan dari penulis⚠️ Start publish : 9 Okt 2019 End publish : 30 Okt 2021
Más detalles