i'm Eta not Leta END

i'm Eta not Leta END

  • WpView
    Reads 566,896
  • WpVote
    Votes 45,951
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Sat, Oct 19, 2024
{FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!}. TYPO BERTEBARAN!!!🤾. Arleta Xavielasa Chintia Dirgantara , sering disapa Eta, gadis cantik sejuta bakatnya,dipenuhi kasih sayang melimpah dari keluarga,sahabat,teman dan kekasihnya yaitu Pandi atau panggilan khusus dari Eta adalah Eder,tetapi sayang Eta adalah gadis yang arogan dan gegabah dalam tindakan dirinya juga tempramen susah mengatur emosinya karena kehilangan sahabatnya ,sang matahari baginya membuat Eta nekat menyayat nadinya dan karena hal itu dirinya bertransmigrasi ke tubuh Arleta Sandigard Bagaskara,Leta tidak ada siapa-siapa yang mendukungnya bahkan keluarganya sendiri membenci dirinya,semua itu dimulai saat memasuki masa SMA ada sesuatu yang terjadi pada Leta ,padahal dulunya Leta adalah gadis baik,dia juga disayang keluarganya karena anak perempuan satu-satunya dikeluarga besarnya Gadis yang dikenal dengan sikap chili, tapi siapa sangka banyak yang disembunyikannya Karena itu pula Eta berada ditubuh Arleta untuk menyelesaikan misi dan bisa kembali ke tubuhnya yang koma. ~'Jangan plagiat dibuat dengan sepenuh jiwa>< Up sesuai mood aj:)) ---------------------
All Rights Reserved
#32
arleta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Become Antagonist's Brother
  • FIGURAN {HIATUS}
  • Transmigrasi Figuran
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • Behind the Script [Hiatus]
  • Be The Antagonis Girlfriend [END]
  • Changing Antagonis (END)
  • AKU FIGURAN (END)

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines