Last Story

Last Story

  • WpView
    MGA BUMASA 351
  • WpVote
    Mga Boto 70
  • WpPart
    Mga Parte 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Apr 6, 2022
Bukankah kebahagiaan adalah milik semua orang? Lantas mengapa masih ada saja orang yang mengharapkan kebahagiaan? Ini bukan tentang siapa yang tak pandai bersyukur, tetapi rasa ingin bahagia layaknya orang lain selalu datang menghampiri. Takdir tak berpihak baik pada Fasla, menjadikan segala tanya dalam kepalanya terus berenang bebas. Melontar pertanyaan yang lagi-lagi sama dengan respon yang tak berubah. Perihal Johan yang segan memberitahu jawaban atas pertanyaan Fasla tentang masa lalu keluarga mereka dan jati diri wanita yang telah melahirkannya. Terkadang terbesit dalam benak Fasla, jika ia diperkenankan memilih lahir dari mana, tentu ia akan memilih Wika--tetangga sebelah rumahnya. Kebahagiaannya harus terenggut paksa oleh keegoisan Johan. Tinggal satu atap, bak orang tak saling mengenal. Di depan Fasla, Johan seakan menghemat suaranya, enggan menjawab segala yang keluar dari bibir mungil anak gadisnya. Pertemuannya dengan seseorang di suatu hari itu, membuat hidupnya terlihat lebih baik, membaut Fasla dapat lebih memaklumi permainan takdir. Hingga pada akhirnya, semua yang tersembunyi akan terungkap. -- Jangan lupa follow akun ini dan akun Instagram aku🦋
All Rights Reserved
#831
sadstory
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Duka Devara
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Karakter Sampingan (Haechan)
  • Dua cangkir satu Meja
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • Takdir - [JJK]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |

[Selamat membaca] ◌Dalam tahap revisi◌ Angin berhembus menerpa rambut Glory, rumput dan bunga bergoyang seakan menikmati suasana tenang. "Maafkan gue yang dulu dan sekarang." Gio menatap Glory sekilas "Gue mencoba memaafkan nya." ucap Glory Semuanya hening, desiran angin menerpa rumput-rumput masih menemani mereka. "Kembalilah ke gue." Gio menggenggam tangan Glory. Namun Glory menepisnya "Sudah cukup sandiwaranya? tidak ada yang perlu di katakan lagi? Gue pulang.besok hari bahagia." Glory bangkit dan meninggalkan Gio sendiri di sana. "Gue tau ini salah gue,Glory.tapi tolong mengerti keadaan dan situasi apa yang gue hadapi, sekali aja lu ngertiin posisi gue tapi lu gak pernah. Gak pernah ngertiin gue sama sekali." Teriak Gio prustasi Glory yang belum jauh dari sana menghela napas, "Gue tau gue gak pernah ngertiin lu makannya gue memilih menjauh dari lu, biar lu mendapatkan orang yang selalau bisa mengerti situasi dan keadaan lu." Glory mengusap air matanya dan berlari pulang. Cerita seseorang yang mengorbankan segalanya demi mendapatkan cinta sejati, cinta bukan hanya sekedar kasih sayang dan takut kehilangan. Namun sebuah kata yang sangat berarti di kehidupan. saling melangkapi, memahami satu sama lain dan menerima kekurangan dan kelebihan. Tidak bersatu bukan mungkin berpisah tapi batas dan adanya jarak yang mempersulit mereka. Situasi, keadaan tidak mendukung mereka untuk bersama.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman