The Perfect FREEZE

The Perfect FREEZE

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 7, 2021
Up 2 Kali Seminggu ❄The Perfect Freeze❄ Sean Foxie (Sean) Model Majalah Aktor muda, tampan. Siapa yang tau jika sifat aslinya ia Dingin dan jarang Bicara? Sedangkan Icelyn Marshella (Aisy), Gadis dengan hati yang Beku, siapa sangka mereka dipertemukan malah menjadi bongkahan Es ditengah-tengah Pulau Salju. Aisy hanya menatapnya datar. "Your Weird, Get out from me.." "Wait Baby Freeze..." "Stop call me like that." "Baby... Freeze..." Ejek Sean lagi. "Dasar Sinting!" Decak gadis itu kesal. Ia terus berjalan meninggalkan pria sinting itu dibelakang. "Apa kau akan terus begini?" "Begini apa?" "Mengacuhkanku seolah mengajakku Untuk Bercinta" Aisy Berhenti. Dalam hatinya Pria ini Benar-benar Sinting. "Dalam mimpimu saja sana" Sean Tersenyum miring. "Kau tau hal itu sudah jadi kenyataan, kenapa berharap Mimpi?" Aisy berbalik,menoleh tajam pada pria yang menyulut Emosinya. "Karna aku Berfikir itu hanyalah Mimpi Buruk dan sekarang aku harus sadar untuk menjauhi hal yang berhubungan dengan mimpi buruk itu" Dan perkataannya menusuk hati Sean. Dirinya? Mimpi buruk gadis itu? Oh ayolah mereka sama-sama senang bukan? Sean terdiam menatap punggung Gadis itu dalam diam. "So Freeze!" Gumam nya kemudian. ❄❄❄
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [TAMAT]
  • Possessive Badboy [END]
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • ARGA [Completed]
  • AIYARSHA #AlisonSeries1[COMPLETED]
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • SHELYNA [End]
  • Boy Friend(?)
  • LANGIT & BULAN
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

More details
WpActionLinkContent Guidelines