I'm Hurt

I'm Hurt

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 30, 2021
Aku selalu berpikir bahwa semua lelaki itu sama--brengsek. Apalagi kalau mereka sudah bertindak kasar. Menurutku mereka tak pantas disebut lelaki. "Makanya, jangan nge-jalang! Entar hamil nangis." "Kamu nge-jalang gak pernah bagi hasil sama ayah." Ayah berujar santai seraya meneguk segelas wine. "Diajarin siapa kamu?" _________________________________________ "Rey, lo kalo nangis kayak kudanil sumpah!" Bukannya menenangkan, El malah mengejek. Alhasil dihadiahi cubitan dari Al. "Bukan kayak kudaniel El, tapi kayak monyet." Sialan si Al malah ikut-ikutan. _________________________________________ "Lo sakit ginjal kan?" _________________________________________ "Jangan baik sama gue Tan." "Kenapa?" "Gue baperan." _________________________________________ PROJECT EOFLI Star : Jum'at, 28 Mei 2021 Finish : Minggu, 30 Mei 2021 Warning⚠️ Umpatan dan kata-kata kasar yang ada dalam cerita ini tidak untuk di tiru!!
All Rights Reserved
#668
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HANCUR! [END].
  • Airla [END]
  • hate rain
  • ARION [END]
  • Different (END)
  • Rintik Hujan
  • Andaikan Saja Kita
  • AYARA [END]
  • Delusi Dalam Elegi [SUDAH TERBIT]

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] {PART MASIH LENGKAP, SUDAH ADA SEKUELNYA: KESEMPATAN!} (Fiksi Remaja, Romansa) Warning: Cerita ini mengandung bawang, jika tidak kuat membacanya silakan mundur. "Mama! Abel dapet juara dua lomba nulis cerpen!" "Papa! Abel juara dua lomba nulis cerpen, Papa pasti seneng, kan?" plak! "Berisik! Kamu nggak liat saya lagi ngapain? Suara kamu bikin kepala saya mau pecah!" "Papa, tapi ini Abel dapet juara dua." "Juara dua nulis cerpen aja bangga? Apa yang bisa dibanggain? Kamu liat ade kamu, dia juara satu di kelas. Predikat murid tercerdas di kelasnya. Kamu? Cuman bikin cerita doang! Dapet apa? Ngasilin apa? " Abel berusaha mengabaikan rasa sakit itu, dia menghampiri mamanya dengan senyuman kecil. "Mama... Abel dapet juara dua, mama seneng?" "Mau kamu dapet juara satu dalam kategori apa pun, saya nggak pernah seneng!" "Ke-kenapa, Ma?" "Karena saya emang nggak seneng sama kamu!" Kenapa? Kenapa mereka benci aku? Kenapa mereka nggak sayang sama aku? Kenapa mereka kasar sama aku? Kenapa?! Kania, Kenapa kamu bahagia? Kenapa mereka sayang kamu? Kenapa mereka lembut sama kamu? Apa kelebihan kamu? Apa?! Aku benci mereka, aku benci! Tapi aku juga sayang mereka. Mama, Papa, Kania. Aku sayang kalian. Cinta menipumu, dan menjatuhkanmu. Apa jalan yang harus kamu ambil? "Kita selesai, Bel." "Kenapa? Kenapa kamu dateng kalo cuman buat nyakitin aku di akhir?" "Gue nggak pernah cinta sama lo!" "Kalo kamu nggak cinta sama aku, kenapa kita pacaran?" "Lo cuman pelarian sementara gue, Bel." Jahat! Kamu jahat, aku benci kamu, tapi aku juga cinta kamu. Vigo Argantara, aku cinta sekaligus benci kamu. HANCUR! Ketika kehidupan dan cinta mempermainkan. "Tuhan, takdir apa yang Engkau gariskan untuk aku?" DILARANG MEMPLAGIATKAN CERITA SAYA! (Terinspirasi boleh, tapi tidak untuk memplagiatkan.) Stard: 16 Maret, 2021. End: 15 April, 2021.

More details
WpActionLinkContent Guidelines