-surat kecil untukmu-

-surat kecil untukmu-

  • WpView
    Membaca 15,533
  • WpVote
    Vote 1,277
  • WpPart
    Bab 55
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 30, 2021
Hai gays jadi untuk tadi, jadi fiks ya aku author cantik ini mau bikin CB baru judulnya -surat kecil untukmu- Untuk Awalnya ini dia...... _________________________ INI KISAH TENTANG AQEELA, MEMILIKI NAMA PANJANG AQEELA AZA CALISTA, GADIS AJAIB BERPARAS CANTIK, YG MEMILIKI HATI SELEMBUT SALJU. INI JUGA KISAH TENTANG RASSYA, JANGAN TANYA NAMA PANJANGNYA SIAPA, NANTI KALIAN JATUH CINTA. PRIA BERHATI BATU YG AKAN MEWARNAI KISAH PILU SEORANG AQEELA AZA CALISTA. NEXT?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#30
aqeelaazacalista
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • About us (END)
  • No Script for US (hiatus)
  • Sejarah Kita
  • Sorry Aqeela {COMPLATE}
  • CINTA DALAM KELABU
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • Like Sunflower
  • MATCA LATTE {COMPLATE}
  • SYA&QEEL (END)

SEQUEL DIFFERENT DON'T BE DARK READERS !!! GA BOLEH PLAGIAT !!! Ini tentang kita, dimana aku yang mengatai dirimu gila lantaran kamu langsung memeluk ku dan mengatakan bahwa aku masih hidup, sedangkan diri mu yang terus menerus menyuruh ku mengakui aku sebagai Aqeela ??? ... berawal dari ketidaksengajaan Asya yang menabrak Rassya membuat mereka selalu bertemu. Asya yang risih akan keberadaan Rassya --- pemuda yang ia cap gila tanpa tau alasan kenapa ia disamakan oleh Aqeela, sedangkan Rassya yang ingin terus berdekat dengan Asya karena dengan melihat Asya membuat rasa rindu nya terhadap Aqeela terobati. "Lu gila jauh jauh dari gua !!!" "Qeel, ini aku. Rassya" "Astaghfirullah, Ya Allah kenapa engkau pertemukan aku dengan manusia gila seperti nya. Ganteng si tapi gila. OGAH"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan