Panitia Kampus | Haechan

Panitia Kampus | Haechan

  • WpView
    Reads 1,287
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 24, 2022
"Proposal udah masuk dekanat?" "Sponsorhip gimana?" "Timeline acara kirimin dong! Mau bikin pamflet nih," "Eh, ini sertifikat buat siapa aja?" "Uang kas! Uang kas! Gak bayar gue coret dari daftar panitia!" "Santai Daf. Jangan stres. Pasti beres kok acaranya," . . . Kehidupan kampus tak pernah terlepas dari segala kegiatan yang menyibukkan mahasiswa. Kata orang, sia-sia jika selama kuliah hanya dihabiskan untuk belajar di kelas. Sibuk mengikuti segala kegiatan kampus seperti sudah menjadi sebuah keharusan bagi mahasiswa. Ntah mengapa, tanpa paksaan mereka dengan sukarela memberikan waktu, tenaga juga pikiran mereka untuk menyukseskan kegiatan. . . . Ini cerita Dafa tentang kampus, organisasi dan kepanitiaan.
All Rights Reserved
#8
ncthaechan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Magnet [Selesai]
  • Kabinet VENUS
  • PANTHERO SECRET [END]
  • Make A Better Place (Autobiografi Triocahyo Utomo)
  • Seven Crazies [Re-publish]
  • Kandang Setan: Reborn
  • Aku Ingin Bercerita
  • DECELIS ACADEMY

[Trigger / content warning: self injury, toxic family, negative vibes] Ara tidak pernah menjadikan 'mahasiswa berprestasi' sebagai tujuan utamanya di dunia perkuliahan. Cukup dengan IPK yang memuaskan agar dapat membuktikan pada mamanya bahwa ia mampu berdiri di pelarian hidupnya. Tapi nyatanya, memiliki IPK nyaris sempurna tidak cukup untuk pengalihan pikirannya. Ia turut menyibukkan diri sampai titik di mana predikat mahasiswa berprestasi berhasil digapainya. Sejak menjadi mahasiswa baru, bergabung sebagai senator mahasiswa tingkat fakultas sudah menjadi pilihan Aksa. Hal itu yang membawanya memegang jabatan ketua senat di tahun ketiganya menjabat sebagai senator mahasiswa. Prinsip yang dipegangnya: senat dulu baru kuliah. Masuk jurusan psikologi sudah jauh di luar keahliannya, oleh karena itu organisasi harus menjadi hal yang patut dibanggakan dari Aksa. Semarang atau pun Bandung hanya perantara untuk kisah mereka. --- Cerita ini adalah fiktif. Ilusstration by Anna Lewis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines