Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
All That's Lost-LN2

All That's Lost-LN2

  • WpView
    LETTURE 54
  • WpVote
    Voti 9
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, lug 25, 2025
WpInfo
SAGGISTICA
"Hah!? aku masuk dunia Little Nightmare 2 yang benar saja??" - "Tidak! Berhenti jangan kesitu berbahaya!" - "Maafkan aku... Aku menyesal" - "Kumohon percayalah padaku! Aku tidak mencelakakan dia!!" - "Mau sampai kapan semua penderitaan ini berakhir" - "Mono.. a-aku a..a-akan men--nyel-lamatkanmu" - "Semua yang kau lakukan itu percuma, karena pada akhirnya dia lebih percaya padaku daripada percaya padamu, sadarilah posisimu" - "B-BUKA MATAMU (NAME)!! KUMOHON! JA-JANGAN TINGGALKAN AKU, maafkan aku sudah membuatmu kesakitan... maaf.. jadi kumohon buka matamu (Name).." - "Aku menyayangimu selalu menyayangimu di manapun dan kapanpun itu, berbahagialah" Eh bujet kok watashi merasa kwrwn yak mwueheheh:3 Btw kalian.. Monggo sekalian mampir ke lapak satu ini And then watashi buat cerita ini karena gabut warbiasa jadi up nya slow dan tidak menentu hehe(・⁠ω⁠・ )
Tutti i diritti riservati
#7
mono
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • TIME will TELL {On Going}
  • Unraveled
  • UNDERCOVER (Taeyong & Sejeong) ✔✔
  • The Beloved Mr Bad
  • What I Feel [Little Nightmares X Readers] ✅
  • [BL] Sudden Omega
  • Selamanya
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)
  • Loneliness (Umemiya Hajime x M. Reader)

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti