MAS JI

MAS JI

  • WpView
    LECTURAS 16,068
  • WpVote
    Votos 3,174
  • WpPart
    Partes 80
WpMetadataReadConcluida jue, sep 4, 2025
"Mas Ji, tungguin Abel, ih!" "Mas, awas---" 𝘽𝙧𝙖𝙠! "Tuh kan ketabrak pohon." *** Abelva Maharaja sangat menyukai dan mencintai Jilan Hanung Adhyaksa---seorang tetangga yang berasal dari Surabaya. Saat pertama kali melihat Jilan, Abel langsung terkena sihir cinta. Abel selalu mencari tahu apa saja yang disukai oleh anak kuliahan tersebut. Dari makanan dan minuman kesukaan, siapa saja mantan-mantannya, bahkan Jilan pernah sakit apa saja dia cari tahu. Sering kali ditolak, tapi yang namanya Abel bukan lah orang yang mudah menyerah. Abel tak akan melepaskan Jilan begitu saja. Kalau bisa dia harus membuat Jilan menjadi Imamnya. "DEMI CELANA DALEMNYA PAK SURYO, ABEL JANJI AKAN LAKUKAN APA PUN BIAR MAS JI SUKA SAMA ABEL!" "Yaudah kamu nikah aja sama Pak Suryo. Samawa ya." Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh, nama tokoh, sifat tokoh, atau tempat dalam cerita. Sekali lagi cerita ini 𝙢𝙪𝙧𝙣𝙞 𝙝𝙖𝙨𝙞𝙡 𝙥𝙚𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞. And Terima Jihoon.
Todos los derechos reservados
#10
jilan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rieril
  • DISA | broken
  • ALLASSO (END)
  • Tentang Kita (ON GOING)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AILAH(END)✅
  • Delusi(Abel x Abi) ||OPEN PO||
  • Padam Nelangsa
  • IGNITES (END)
  • ALGRAVANO
Rieril

Menyadari keberadaan Eril, Eyra buru-buru mengusap wajahnya. Eyra kembali menoleh, kini dengan senyum manisnya seakan tidak terjadi apa-apa. "Ngapain?" Tanya Eril yang dijawab gelengan ringan dari Eyra. Eril ikut duduk di samping Eyra "ketahuan banget." Ujarnya lalu menarik Eyra ke dekapannya. "Eril Apa-apaan sih?" Kesal Eyra berusaha melepaskan diri. Bukannya melepaskan, Eril malah semakin mengeratkan pelukannya. "Udah, nangis aja gak ada yang liat juga." Mendengar itu Eyra berdecak "ngapain sih, dateng-dateng malah nyuruh nangis" katanya, kali ini sudah tidak ada penolakan di dalam dekapan Eril. "Gue gak tau masalah lo apa, tapi gue bisa ngerti lo ada masalah" ujarnya menepuk-nepuk bahu Eyra. "Gak usah ngejawab!" Tanpa diminta lagi, tangis Eyra pecah. Eyra menangis bersandar di dada Eril. Gak usah ngira ngira, kisahnya gak semenyedihkan itu kok. Penasaran kelanjutannya? Yok! Ikuti kisah satu ini!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido