SELESAI

SELESAI

  • WpView
    Reads 179
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 29, 2021
"Karena... aku tidak sengaja melihat ritual sekte mereka, dan sekarang mereka sedang memburuku untuk menjadi tumbal ketiganya." *** Amel dan keempat temannya terjebak dalam cerita yang ia buat sendiri, berbagai peristiwa dan kejadian mistis datang silih berganti. Bahkan persahabatan mereka terancam hancur oleh sesosok makhluk. Bagaimana kelima remaja itu akan menghentikan berbagai kejadian janggal yang datang silih berganti? *** "Ini salahku! Harusnya kau menyalahkanku karena cerita itu aku yang membuat ceritanya!" ~Amel "Cukup, Ron! Kau sudah keterlaluan." ~Bagus "Keterlaluan?! DIA LEBIH KETERLALUAN! NYAWA KITA HAMPIR MELAYANG DIBUATNYA!" ~Baron "Fika... minta maaf." ~Fika "Kita lihat aja besok." ~Nicho . . . . . "Kau harus menyelesaikan ceritamu, untuk menyelamatkan mereka."
All Rights Reserved
#1
wws01
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Technology
  • Menjaring Cinta dalam Asa [On Going]
  • Om, Ayo Nikah!
  • Transmigrasi Gadis Gila [TERBIT]
  • Amor Almira
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • Transmigrasi Ayne
  • No Time To Die
  • DERSIK
  • CEYRON ALLISTAIR

Bagaimana jika kamu dan teman temanmu terjebak dalam perangkap seseorang, dan masuk kedalam dunia yang bahkan kamu tidak kenali? Dunia ini diciptakan hanya untuk membalas dendam atas apa yang mereka dapatkan. Niskala Amerta dan ketiga temannya, berusaha melarikan diri dari kejaran entitas yang mereka tidak kenali. Akankah mereka akan tertangkap kembali? Atau mereka akan kembali bersama? Dunia yang mereka lihat bahkan lebih canggih dan maju dari pada dunia bumi. Hal ini lantas membuat seempat sekawan itu berdencak kagum, tetapi mereka hanya memiliki kemungkinan kecil untuk keluar dari perangkap dunia di sana, dengan hidup. "Bagaimana bisa engkau ingin menghancurkan bumi, tuanku?" Mata Niskala Amerta menatap nanar pangeran mahkota, tubuhnya sudah bersimbah darah. Terlungkup tidak berdaya dengan teman temannya. "Bumi adalah tempat di mana manusia egois hidup, saya ingin membuat kalian semua menderita dan merasakan kesengsaraan." "Bahkan jika kalian berniat untuk pergi dari sini, saya tidak akan segan segan menyuruh bawahan saya untuk mematahkan kaki kalian." "Jadi, tetaplah disini untuk selamanya." "Bahkan jika kalian berlari dari sini, saya akan menangkap kalian semua hidup atau mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines