Story cover for SELESAI by RAiN_326
SELESAI
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published May 30, 2021
"Karena... aku tidak sengaja melihat ritual sekte mereka, dan sekarang mereka sedang memburuku untuk menjadi tumbal ketiganya."

***

Amel dan keempat temannya terjebak dalam cerita yang ia buat sendiri, berbagai peristiwa dan kejadian mistis datang silih berganti.

Bahkan persahabatan mereka terancam hancur oleh sesosok makhluk.

Bagaimana kelima remaja itu akan menghentikan berbagai kejadian janggal yang datang silih berganti? 

***

"Ini salahku! Harusnya kau menyalahkanku karena cerita itu aku yang membuat ceritanya!" ~Amel

"Cukup, Ron! Kau sudah keterlaluan." ~Bagus

"Keterlaluan?! DIA LEBIH KETERLALUAN! NYAWA KITA HAMPIR MELAYANG DIBUATNYA!" ~Baron

"Fika... minta maaf." ~Fika

"Kita lihat aja besok." ~Nicho

.
.
.
.
.

"Kau harus menyelesaikan ceritamu, untuk menyelamatkan mereka."
All Rights Reserved
Sign up to add SELESAI to your library and receive updates
or
#1wws01
Content Guidelines
You may also like
DERSIK  by Lllghali127
9 parts Complete
"Wow, pemandangannya bagus sekali!" kata Alma, sambil mengambil foto dengan kamera ponselnya. "Iya, aku suka sekali!" jawab Calista, sambil tersenyum. Arya, yang berjalan di depan, tiba-tiba berhenti dan menunjuk ke arah atas. "Lihat, gunungnya sudah terlihat! Ayo!" °°° Sex... Electi... Sex... Electi... "Tapi, apa itu?" tanya Alma, sambil menunjuk ke arah asal suara. "Aku tidak tahu," jawab Akira, sambil menggelengkan kepalanya. "Tapi suara itu terdengar sangat aneh." °°° "Apa yang terjadi?" tanya Akira, sambil menoleh ke arah Riven. "Aku juga tidak tahu," jawab Riven, menggelengkan kepala. "Tapi aku rasa kita harus siap menghadapi apa yang akan terjadi." °°° "Apa... Apa ini?" Tanya Alma, menunjuk ke arah sebuah portal bercahaya yang baru saja terbentuk. "Aku tidak tahu," jawab Lirien, menggelengkan kepalanya. "Tapi aku rasa kita harus menjauh dari sini." °°° "Dimana kita sekarang?" tanya Calista, memindai tempat aneh yang indah. "Alma?! Arya?!" seru Riven. "Kita terpisah!" timpal Akira dan Lirien bersamaan. °°° "Dimana ini?!.." Tanya Arya ntah pada siapa. °°° "Adakah... apa ada caranya untuk kita bisa kembali?" Tanya Alma, yang muncul sebuah harapan di benaknya. °°°° Alma, Arya, Calista, Lirien, Akira, dan Riven, enam sahabat yang tak sengaja terjebak dalam portal dunia paralel yang saling berhubungan. Mereka menemukan diri mereka dalam dunia baru yang penuh dengan petualangan dan tantangan. Dengan kekuatan persahabatan yang kuat, mereka harus menghadapi berbagai permasalahan yang bermunculan, termasuk orang jahat, kesalahpahaman, dan pencarian jalan kembali ke rumah. Pertanyaan besar yang menghantui mereka adalah: apakah mereka bisa kembali pulang ke rumah dan bersatu kembali dengan orang tua mereka? Note: penulis masih belajar mohon bimbingannya ya! Boleh kasih saran dan kritik namun mohon jaga ibu jari kalian ya agar tidak menyakiti perasaan ya🙏! Tolong bantuannya dan Terimakasih 🥰
Amor Almira by ZuwitaArcen
35 parts Complete
Dalam hidup, kita bertemu dengan banyak orang. Tapi hanya sedikit yang mampu mengguncang dunia kita, mengubah arah hidup, dan meninggalkan jejak di hati. Ini adalah kisah tentang dua dunia yang bertabrakan-tentang gadis baik yang jatuh cinta pada laki-laki yang katanya nggak pantas dicintai. Almira Anjani Wirasti, gadis ceria dengan hati selembut senja, tak pernah menyangka bahwa pertemuan singkat di bawah pohon rindang akan mengubah hidupnya. Ia hanya ingin menolong. Tapi dari sentuhan pertamanya, ia malah menemukan luka yang lebih dalam dari sekadar goresan di kulit-luka yang tersembunyi di balik dinginnya tatapan seorang Amor Antariksa Setiawan. Amor bukan tipe pria yang mudah didekati. Kasar, tertutup, dan penuh misteri. Tapi siapa sangka, di balik sikap cueknya, ada hati yang lelah... dan mungkin, hanya butuh seseorang yang cukup nekat untuk mengetuk pintunya. > "Lo nggak takut deketin orang kayak gue?" tanya Amor suatu sore, suaranya serak, tatapannya kosong menatap langit. Almira menghela napas pelan, menatap lukanya, lalu menjawab tenang, "Yang gue takutin bukan lo... tapi kehilangan kesempatan buat bikin lo bahagia." Amor terdiam. Tak ada yang pernah bilang hal seperti itu padanya. > "Gue bukan orang baik," gumamnya. "Gue cuma... rusak." "Nggak ada orang yang terlalu rusak buat dicintai," bisik Almira, menatap matanya yang penuh luka. "Lo cuma belum pernah dikasih alasan buat percaya." Dan sejak hari itu, perlahan-tanpa mereka sadari-dunia yang kelabu mulai berubah warna. Ini bukan kisah cinta biasa. Ini tentang keberanian mencintai seseorang yang hancur. Tentang bagaimana cinta bisa mengubah arah hidup, menyembuhkan luka lama, dan menciptakan harapan baru. Karena kadang... yang kita butuhkan bukan orang sempurna. Tapi seseorang yang bersedia tetap tinggal, bahkan ketika kita merasa tidak pantas dicintai.
You may also like
Slide 1 of 10
Technology cover
[SLOW-UP] THREE⏂⃟ViFan S2 x Reader!  cover
ELEANOR cover
Kesayangan cover
CEYRON ALLISTAIR cover
DERSIK  cover
No Time To Die cover
Amor Almira cover
MAREN cover
Menjaring Cinta dalam Asa [On Going] cover

Technology

11 parts Ongoing

Bagaimana jika kamu dan teman temanmu terjebak dalam perangkap seseorang, dan masuk kedalam dunia yang bahkan kamu tidak kenali? Dunia ini diciptakan hanya untuk membalas dendam atas apa yang mereka dapatkan. Niskala Amerta dan ketiga temannya, berusaha melarikan diri dari kejaran entitas yang mereka tidak kenali. Akankah mereka akan tertangkap kembali? Atau mereka akan kembali bersama? Dunia yang mereka lihat bahkan lebih canggih dan maju dari pada dunia bumi. Hal ini lantas membuat seempat sekawan itu berdencak kagum, tetapi mereka hanya memiliki kemungkinan kecil untuk keluar dari perangkap dunia di sana, dengan hidup. "Bagaimana bisa engkau ingin menghancurkan bumi, tuanku?" Mata Niskala Amerta menatap nanar pangeran mahkota, tubuhnya sudah bersimbah darah. Terlungkup tidak berdaya dengan teman temannya. "Bumi adalah tempat di mana manusia egois hidup, saya ingin membuat kalian semua menderita dan merasakan kesengsaraan." "Bahkan jika kalian berniat untuk pergi dari sini, saya tidak akan segan segan menyuruh bawahan saya untuk mematahkan kaki kalian." "Jadi, tetaplah disini untuk selamanya." "Bahkan jika kalian berlari dari sini, saya akan menangkap kalian semua hidup atau mati."