Crying In The Winter (On Going)

Crying In The Winter (On Going)

  • WpView
    Reads 1,870
  • WpVote
    Votes 167
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jan 18, 2022
"Tunggu aku ..." Kata itu seperti sihir yang mampu membuat Ellena melepas kepergian Felix. "Jaga hatimu dan dirimu baik-baik, ku ingin jadi orang pertama yang menyentuhmu, setelah kita menikah nanti." Ya, Felix dan Ellena adalah pasangan saling mencintai. Ellena menyusul Felix ke Italia, tanpa sepengetahuan Felix karena malam ini bertepatan dengan ulang tahun Felix. Ellena sudah sampai di depan apartement Felix, Ellena mencoba menekan tombol pasword pintu Felix dan membuka pintu secara perlahan. "Gelap." Gumam Ellena. Tiba-tiba terdengar suara desahan dan erangan di dalam sebuah kamar, suara desahan wanita yang tak asing bagi Ellena, Ellena merasakan lemas tiba-tiba di kakinya, dengan menahan air mata yang akan jatuh dan melangkahkan kaki dengan tenaga yang tersisa, Ellena mendekati sebuah pintu kamar yang tak tetutup rapat, Ellena tercenggang dan menangis tanpa suara, Ellena tak percaya dengan apa yang Ellena lihat. Dengan mulut bergetar . "Felix dan kau....." WARNING 21+, love
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOS ANGELES (family issues)
  • Akal Tak Sekali Tiba (COMPLETED)
  • Unpredictable Love
  • SERENADA BIRU (End)
  • Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap (END) Pindah Ke Good Novel, Novelah, Dan KBM
  • Akan'kah Badai Berlalu? (Sekat Tak Berjarak) SELESAI
  • HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅
  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Kesayangan Mas
  • Save The Marriage (Sudah Ada Di Play Store)

⚠️ Tolong bijaklah dalam membaca. Hidup Ana yang semulanya sudah buruk, menjadi semakin buruk saat dia bertemu pria bernama Alderic. Bajingan gila wanita, gila judi dan gila alkohol. Entah apa yang pria itu inginkan darinya sehingga mengikat Ana bersamanya, melarang Ana melakukan ini, melakukan itu, mengurung Ana, dan banyak hal gila lainnya. Agaknya Ana sudah pasrah dengan hidupnya yang selalu malang. Suatu hari, Ana berharap ini akan berakhir. Lalu dia bisa kembali tinggal bersama ibunya dan memulai kehidupan seperti semula di kampung halamannya. 🌃🌃🌃 "Diaz pernah menyentuhmu seperti ini?" Alderic mengelus leher putih Ana, nafasnya terdengar tidak beraturan memandang penampilan gadis yang selalu mengganggu pikirannya belakangan ini. Dia berada di bawah pengaruh alkohol. Hal yang lebih buruk bisa saja terjadi. "Singkirkan tanganmu," Ana menepis tangan kekar itu dengan cukup keras, membuat wajah Alderic semakin gelap. Jadi gadis ini suka kekerasan. Baiklah Alderic akan melakukannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines