The 8th Document

The 8th Document

  • WpView
    Reads 465
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 16, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Pulau ini tak bernama. Namun terdapat kehidupan diatasnya. Mereka semua hidup pada suatu pulau yang teramat besar. Dengan setiap penghuni pulau adalah manusia dan goblin berkulit ungu. Pemerintah pulau ini memiliki kebijakan bagi semua manusia yang menjadi penghuni pulau. Yaitu wajib memiliki kode sistem yang tertanam pada leher mereka. Terdapat Kode biru yang merupakan sistem pabrik, kode hijau merupakan sistem pemulihan, kode ungu merupakan sistem pertahanan dan kode merah atau abnormal merupakan sistem error yang harus dimusnahkan demi kebaikan pulau. Keadaan damai yang terencana seperti seharusnya berlangsung cukup panjang. Hingga suatu tragedi besar menimpa pulau indah tersebut. Luca, yang awalnya hanya seorang perempuan biasa berkode biru, telah menjadi seorang berkode merah karena pengaruh teman lamanya, Fredrick. Fredrick menjanjikan pada Luca dan kelompok kode merahnya yang lain untuk keluar dari pulau yang menurut mereka sudah seperti neraka ini. Mencari jalan keluar dan tempat tujuan. Juga kebenaran pulau. Luca pikir semuanya akan baik baik saja sampai ia bertemu sang jantung pulau Takdir apa yang akan mereka tempuh? Nikmatilah! Cover by : maoccha :3
All Rights Reserved
#295
hutan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Snow Lantern: The Heart of The Sea (DreamSMP Fanfiction)
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • DASAR, LAUT!! [ON GOING]
  • Syahdan ✓
  • Project : NOIR
  • Romantic Soul
  • Elementum
  • The Power of Friendship

[Write In Bahasa Indonesia] (DISARANAN UNTUK TAHU ALUR DREAMSMP TERLEBIH DAHULU) Malam itu, sebuah monster bengkarak memanah kaki Eliza hingga pingsan. Saat ia siuman, lukanya sudah rapi terbalut sehelai kain dan Eliza tidak lagi berada di hutan pinus melainkan rumah kayu di tengah padang salju. Seorang pria setengah babi mengaku kalau dialah yang sudah membalut lukanya. Technoblade namanya. Ternyata, pria itu juga sedang merawat temannya yang katanya sedang sakit. Tapi Eliza curiga kalau pria bersayap bernama Philza itu diracun dengan bunga hitam langka yaitu mawar wither. Dengan semangat, Eliza memberitahu Technoblade kalau hanya jantung lautanlah yang bisa menyembuhkan temannya itu, tapi dia malah menjawab: "Berhentilah mempersulit keadaan." Cih, Eliza kan hanya ingin membantu! Baru kali ini dia bertemu dengan orang yang tidak menyukai balas budi. Namun dengan bantuan Ranboo, tetangganya yang berwujud setengah enderman, Technoblade akhirnya mau sedikit mempercayai kata-kata Eliza, dan memulai petualangan mereka membelah lautan untuk mencari benda paling langka di dunia itu. Eliza benci perjalanan laut. Tapi Eliza tetaplah Eliza yang hobi menyembunyikan perasaannya di depan orang banyak. ### Support karya-karya author dengan follow akun ini! Diah

More details
WpActionLinkContent Guidelines