Story cover for Cersas Ghosteller by wanda0811
Cersas Ghosteller
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published May 31, 2021
Cersas Ghosteller

"Ini kisah gue dan dia dimana kami yang terbiasa bersama, saling menumbuhkan rasa satu sama lain. Memiliki kemampuan yang sama dengan 'crush' lo memang suatu hal yang menyenangkan. Tapi bagaimana jika kemampuan itu adalah melihat hal yang tak biasa orang normal lihat?

Gue masih belum terbiasa dengan kemampuan gue, membuat gue selalu bergantung dengan dia. Sampai hal yang terburuk, satu kata yang tak pernah ingin terucap disebabkan karena ulah gue sendiri. 

Ini kisah kami. Kisah yang mungkin tak seperti remaja lainnya seusia kami. Mungkin lo bisa menjadi salah satu saksi nyata bagaimana akhir dari perjalanan kami."
Ceresa Amalthea
All Rights Reserved
Sign up to add Cersas Ghosteller to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
KOMAR. by Colorbrown
7 parts Complete
"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" by apriani200
22 parts Ongoing
Namaku Amira, tapi aku lebih suka dipanggil Mira. Aku baru saja menginjakkan kaki sebagai mahasiswa baru di sebuah fakultas yang terkenal-atau lebih tepatnya, ditakuti-karena senioritasnya yang begitu kuat dan tak kenal ampun. Aku pikir setelah melewati masa PKKMB yang melelahkan itu, hidupku akan mulai berjalan normal, seperti yang kudengar dari cerita teman-teman. Tapi aku salah. Sangat salah. Keesokan harinya, saat pelajaran baru saja selesai, kami dipanggil oleh para senior. Pertemuan pertama berlangsung di dekat kolam perpustakaan yang rindang, tempat yang seharusnya menenangkan, tapi malah membuat dada ini berdebar tak karuan. Suasana terasa tenang, tapi mataku menangkap ada sesuatu yang tak biasa-sebuah bayang gelap yang mengintip di balik senyum mereka. Hari-hari berlalu, dan tempat pertemuan kami bergeser ke lorong yang sunyi dan gelap. Lorong itu seperti ruang antara dunia nyata dan mimpi buruk. Bau lembap yang tajam menusuk hidung, nyamuk beterbangan seperti bayangan yang tak pernah lelah mengawasi, dan lampu remang yang membuat setiap bayangan jadi dua kali lebih menyeramkan. Setiap kali kami dikumpulkan di situ, aku merasa seolah-olah ada mata yang mengintai dari kegelapan, membidik dan menilai. Bisikan-bisikan samar para senior, tatapan dingin yang menusuk tulang, membuatku bertanya dalam hati: apakah ini benar-benar untuk melatih mental, atau sesuatu yang jauh lebih gelap? Aku, yang tubuhnya lemah dan sering sakit, merasa terjebak di tengah tekanan yang menyesakkan. Di antara teman-temanku-Ani yang pendiam tapi kuat, Aini yang selalu cemas, Olifia yang berusaha tegar, dan Ratih yang tak pernah berhenti berharap-kami saling menggenggam tangan dan hati, mencoba menguatkan satu sama lain. "Tapi aku tahu, bisakah kami bertahan?" Bisakah kami tetap berdiri tegak saat bayang-bayang senior terus membayangi dan bisikan itu berubah menjadi ancaman? Atau akan kah kisah kami berakhir di lorong sunyi itu, di mana keberanian diuji dan ketakutan menjadi penguasa?
You may also like
Slide 1 of 10
KOMAR. cover
SOUL HORROR  (True Love) cover
ZIVANA(ON GOING)√ cover
ARNWOLF (END) cover
"Bisikan Senior di Lorong Sunyi" cover
RAISA cover
The Dark Side(END) cover
Auri, Cigarettes and Life cover
Insecure [REVISI] cover
You're My Getaway cover

KOMAR.

7 parts Complete

"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.