Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Rose and The Beast

Rose and The Beast

  • WpView
    MGA BUMASA 27
  • WpVote
    Mga Boto 6
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Jun 5, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
Rose gadis dengan wajah biasa memutuskan untuk mengoperasi plastik wajahnya saat usianya memasuki 17 tahun, namun orang tua nya tidak menyetujuinya karena takut dengan keselamatannya. Rose yang nekat memutuskan untuk pergi ke Rumah sakit sendirian. Saat dia menunggu untuk bertemu dengan dokter tanpa sengaja dia bertubrukan dengan seorang pemuda dengan wajah tertutup masker dan terdapat bekas luka bakar dibagian jidat kirinya.Pemuda yang menatapnya dingin itu langsung mendorong Rose hingga jatuh. Suatu hari Rose bertemu lagi dengan pria itu di tempat kerja paruh waktunya, siapa sebenarnya pria misterius yang menjengkelkan itu?, dan apa yang terjadi dengan wajah pria itu sehingga terdapat luka bakar?
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Be Yours
  • Are You Really My Daddy? [✔]
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • SEKTRA
  • What I Want [Jaeyong]
  • Marriage by accident
  • MUTE BOY [MARKHYUCK]✔
  • What is love ?
  • Death Rose (Taehyung-Rose)✅✅
  • RESIDEN ✔
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman