Kesendirian Yang Dalam

Kesendirian Yang Dalam

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 31, 2021
Aries adalah pria yang terus merasakan kekosongan yang dalam pada dirinya, hidupnya, langkahnya, atau apapun keadaanya. Bukan karena tidak adanya teman, ataupun orang-orang yang memberikan rasa peduli dan perhatian kepadanya, tapi lebih dari pada itu semua, kekosongan itu tetap saja menyeruak di dalam dadanya, menyelimutinya dengan rasa dingin yang menusuk, kekosongan yang tak bernama dan tak terdefinisi kan. Wajahnya tampan, berpostur ideal, dan berkeperibadian ramah serta penuh tanggung jawab, membuat setiap orang ingin berteman dekat padanya, bahkan beberapa wanita menaruh rasa kagum diam-diam kepadanya, namun bukan disana letak masalahnya, karena kekosongan yang tak bernama itu selalu mengganggunya dengan pisau belati sepinya, serta tajamnya keheningannya, sebuah kekosongan yang tak terdefinisi kan, serta kelembaban dari kesalahan-kesalahan masa lalunya yang tiba-tiba merangkulnya dengan rasa kosong tersebut. Dan pada akhirnya sebuah pertobatan atas kesalahan masa lalunya lah yang mampu menghidupkan api unggun diruang Dadanya demi mengusir kedinginan yang menusuk tajam kehidupannya itu. Pertobatan di jalan Tuhan.
All Rights Reserved
#427
kesepian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without Title
  • Patah di titik terendah
  • The Space Between Us
  • A Symbiotic
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • pelukan saat hujan
  • Terjadi Sesuatu Padaku
  • Dua Tahun Tersulit [END]
  • May I Love You?

Sebuah rekayasa yang terbentuk nyata, nyaris membuat Adara merasakan sakit yang bertubi-tubi. janji yang manis kini menjadi pahit! waktu tak bisa berputar kembali,roda kehidupan semakin cepat berputar. "Rangga,sekarang lo jujur sama gue!" Rangga hanya terkesima,entah apa yang seharusnya ia katakan,jujur atau kah bohong. "Jawab?" Adara semakin kesal dibuatnya,ia meluapkan amarah nya di hadapan Rangga. "Iya" Satu kata 3 huruf itu berhasil membuat jantung Adara berdegup kencang dari biasanya,ia merasakan seperti ada belati tertancap di dadanya,ia terdiam selama beberapa detik, ia menahan air mata dalam dirinya,ia tak mau jika air mata itu harus keluar demi sosok Lelaki Pecundang yang berada didepan nya. "Ternyata lo itu?seberengsek yang gue kenal Ga" Kini Adara tak bisa terus menahan rasa sakit itu,perlahan ia memundurkan langkah nya menjauh dari Rangga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines