X-Human
  • WpView
    Reads 423
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 30, 2021
Keserakahan manusia akan kekuatan tidak nyata, membuat semesta mengamuk. Semesta mengirimkan balasan berupa hancurnya peradaban manusia oleh kecerobohan manusia itu sendiri. Ini bukan hanya kisah biasa tentang kelima remaja dengan empat di antaranya memiliki kekuatan super hasil eksperimen, ini kisah lima remaja yang bertahan hidup di dunia yang hancur untuk menemukan dunia baru. "Hanya manusia yang kuatlah yang akan lolos dari seleksi alam semesta." Motto tersebut mereka tanam begitu dalam di lubuk hati, agar tidak menyerah pada kejamnya dunia dan tidak kehilangan harapan pada dunia baru. Namun, setelah mereka menemukan dunia baru, apakah semua sudah selesai? Tidak, karena buku yang telah habis lembarannya akan memilih buku lain untuk melanjutkan sebuah kisah yang tertulis. "Lolosnya kita dari seleksi, membawa kita ke babak yang baru." Perjuangan tidak akan selesai bila maut belum memutuskan untuk menjemput. ⚠️ DON'T COPY MY STORY!
All Rights Reserved
#555
dark
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keazen (A Sly World)
  • Auri, Cigarettes and Life
  • ALGENTA
  • batasan bumi
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]
  • Our Beautiful World [END]
  • Behind The Smile

"Aku tidak pernah jahat, tetapi aku disebut penjahat, apakah kalian nanti juga begitu?" Katanya psikopat itu dari faktor genetik, mereka bilang psikopat itu berbahaya, padahal yang jauh berbahaya adalah mulut mereka sendiri. Ini lelucon, aku dipaksa menuruti semua yang mereka katakan. Aku seakan robot yang dirakit paksa menjadi kuat, yang pada dasarnya banyak mengorbankan mental, perasaan dan juga ...kehidupan. Ini bencana, mereka menyebutku seorang monster, seorang kriminal dan pendosa yang terkutuk, tidak pantas bahagia, kecuali matu dengan sengsara. Ini mengerikan, saat aku tau fakta mengapa aku dilahirkan. "Mereka terlalu sering berkomentar sampai lupa pada suatu hal, monster itu dibentuk bukan dilahirkan,"-Keyzen. -Vyaksa

More details
WpActionLinkContent Guidelines