wound story

wound story

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 13, 2021
Tubuh ini bergerak tanpa jiwa Dengan irama yang membuatku menderita Sakit tak berdarah Bahkan bahagia egan untuk bersingah Yang ada ruang hitam tanpa warna Jiwaku sudah mati sejak lama Tanpa ada yang tau, bahkan menyadarinya. Hanya ada luka, derita, lara, air mata bahkan seperti tak bernyawa hanya kematianlah yang aku tunggu sejak lama Sepercik cahaya datang dengan paksa Membuatku ingin kembali hidup seperti sedia kala Namun... Ada banyak derita yang harus ku tanggung karna mempertahankanya Tuhan... Aku ingin dia hidup Tetapi dengan bahagia dan banyak warna menghiasi harinya Tanpa ada derita ataupun luka Biarkan aku yang menangung semua rasa sakit biarkan aku yg dihinaan Tolong persatukan kami dalam bentuk bahagia
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Tawa dan Tragedi (REVISI!)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • NESTAPA [On Going]
  • The story of rain [END]
  • The Miracle Of Fate
  • All I ASK
  • BEHIND THE NOISE : US

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

More details
WpActionLinkContent Guidelines