Antartika

Antartika

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Berjuang sendiri itu berat, Terkadang aku lelah terlihat baik-baik saja, Terlalu sakit dan melelahkan, Ketika ada masalah dan kesulitan, Aku harus menanggung semua sendiri, Sebenarnya aku ingin mengatakannya, Dan bersandar kepada seseorang, Namun aku lebih memilih untuk memendam, Bersandarkan sebuah dinding yang dingin, Meredam tangis dibawah rintikan hujan." Tapi taukah kamu ada yang lebih berat selain berjuang sendiri??, yaitu Rindu yang tak kunjung temu, Rindu yang tak terbalaskan, Dan Rindu yang tak berujung, yakni Merindukan seseorang yang tak akan pernah kembali. ••• Ayah,, Lihatlah putri kecilmu kini sudah dewasa, Yang dulunya menangis karena tak dibelikan mainan, kini aku menangis karena dipermainkan oleh keadaan. Terkadang semesta terlalu berlebihan dalam bercanda, aku dituntut berdamai dengan keadaan sedangkan keadaan membunuhku secara perlahan. Tapi aku harus selalu tersenyum seakan aku selalu baik-baik saja.
All Rights Reserved
#116
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Nathalea
  • Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit)
  • Kembar Bukan Kembar
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Waktu?
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Paradise

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines