Let Me Go «nh

Let Me Go «nh

  • WpView
    LECTURAS 452
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, feb 26, 2017
Siluet mulai berformasi ketika ia melangkah jauh. Menyematkan sapaan terakhir. Bergetar dalam tapakan seraya balkon sudah menunggunya. Lembap, mungkin. Dingin angin senja menariknya untuk kembali. Hendak mengatakan bahwa ia telah masuk lubang hitamnya sendiri. Perawakannya sudah mulai tak terbentuk. Waktunya usai. Kadaluwarsa. Percuma saja. Ia hilang. Definisi "hilang" yang ada, hidup di konklusinya-dan sejauh ia memohon, ia tak akan utuh. "Cinta adalah salah satu diantara mereka kuat dan teguh menunggu di saat mereka salah satunya harus gugur dalam medan perang cinta mereka, sayangku."
Todos los derechos reservados
#861
bahasaindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jodoh Kedua (END)
  • The Fate Of My Life (END)
  • The Other You
  • HAKAROANNE [selesai]
  • Betrayal
  • Thorns of Betrayal
  • Loved You First (Niall Horan love story)✔
  • (Will Never) Get Your Heart
  • 2 Minus 1 [END]
  • SEMESTA TAK MERESTUI

{18+}..... ***》SEKUEL dari cerita KITA Bulir keringat dingin tampak membasahi wajah itu. Raut kegelisahan yang terpancar dari wajah yang masih terlelap itu, menunjukkan bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dengan sedikit napas terengah, dia tersentak bangun. Setelah bisa menguasai diri, dia bangkit dan melakukan sholat malam. Kepergian sang belahan jiwa membuatnya lebih rajin beribadah. Alasannya sederhana..... di akherat kelak dia ingin berkumpul dengan belahan jiwa juga buah hatinya. Selepas memanjatkan untaian doa, dia membuka pintu balkon kamar dan memandang ke langit lepas. "Sayang..... bagaimana kabarmu di sana? Aku merindukan kalian..... sangat," lirihnya sendu. Sudah tiga tahun berlalu sejak kepergian sang belahan jiwa, tapi dia masih tetap berada di tempatnya semula. Hati yang dia berikan seutuhnya pun ikut mati bersama kepergian sang belahan jiwa. Tak ada hal lain yang dirasakannya selain kehampaan. Hatinya kosong dan tertutup rapat untuk bisa dimasuki siapa pun. Karena bagi dia, pemilik hatinya adalah sang belahan jiwa..... ketika sosok itu pergi, dia pun menutup rapat pintu hatinya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido