Travelling Decision

Travelling Decision

  • WpView
    LECTURAS 17,165
  • WpVote
    Votos 2,438
  • WpPart
    Partes 20
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 14, 2022
[Follow-follow aku gais. Maaciw.] *** "Aku berubah pikiran." Aku menoleh bingung, berubah pikiran apa? Jeika duduk di sampingku tergesa, dia menatapku serius. "Aku pengen punya anak sekarang." WHAT?! "Ta-tapi kesepakatan kita gak gitu," tolakku cepat. Kesambet apa sih dia itu, kok tiba-tiba minta anak? "Gak bisa, kita batalin itu. Aku mau sekarang, Nayara." Aku bisa apa saat Jeika memulai aksinya. Toh, dia suamiku. Jadi, yang ku lakukan sudah tepat, kan? *** [Vomennya say hihi] Start: 12 Agustus 2021 Finish:
Todos los derechos reservados
#207
rasa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝓦𝓮𝓭𝓭𝓲𝓷𝓰 𝓟𝓪𝓹𝓮𝓻 [End]
  • SEHINGGA CINTA + BIDADARI HAQIF LUTHFI
  • Book Of Romance
  • Collide (Adult Content)
  • PARENTS [END]
  • ANTIDOTE
  • Forced Marriage
  • May I Love You?
  • Mommy, Where's Daddy? (COMPLETE)
  • REGATHAN [END]

Semua orang butuh uang, begitu pula dengan Retta. Retta perlu uang untuk menyambung kehidupannya dan membayar kuliahnya, karena usaha orangtuanya tengah diambang kehancuran. Dilain sisi, Joe adalah titisan keturunan konglomerat. Hidupnya sudah biasa dilimpah dengan harta dan kekayaan, hanya satu yang Joe butuhkan. Yaitu seorang anak. Joe ingin seorang anak tapi tidak ingin menikah, Joe tidak percaya dengan hal yang bernama cinta. Diwaktu yang sama, mereka bertemu. Retta yang ekspresif dan Joe yang minim ekspresi harus bersatu disebuah hubungan toxic, hubungan simbiosis mutualisme. Akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diatas kertas, wedding paper. _____________________ "Pak. " "Ya? " "Boleh request tambahan gak? Saya lupa tulis ini semalem. " "Apa? " "Tolong, setelah nikah nanti. Saya mau pisah kamar, saya gak mau sekamar sama Bapak. " "Retta.. Jika kita pisah ranjang, buat apa saya jadiin kamu istri? " "Eh kok gitu? " "Kamu kira proses pembuatan embrio bisa didapatkan secara online? " "Semua ada prosesnya, Retta. " _____________________ Biasakan sebelum membaca, follow akun saya dulu karena saya gak akan menyusahkan kalian dengan memprivate cerita. Cerita murni berasal dari otak dan jari saya, jika menemukan kesamaan mungkin itu hanya sebuah ketidak sengajaan atau saya yang di plagiat. Untuk para plagiat, inget ada Tuhan yang maha melihat dan hukum yang tertulis. Start writing : 13 Nov 21 Start publish : 1 Des 21 Ending : 14 Jul 22 Happy Reading & Enjoy guys!! Instagram : @Kristt_19

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido