End of a Beautiful day

End of a Beautiful day

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 18, 2023
Terimakasih telah menjadi potret dalam lukisan kisahku selama ini. Semesta tak sejahat itu untuk menghilangkan rasa karsa bahagia kita. Baru ku mengerti faktanya tiap aksara di kalimat people come and go itu nyata. Ku bisa meneruskan jenggama dengan perasaan yang bebas. "Tapi perasaan kamu masih tertanam orang lama" "Lantas semesta ingin aku bagaimana?" ini kisahku, tentang air kehidupan ku diselimuti tumbuhnya rasa sayang pada sahabat dekatku. Tapi aku memilih untuk tidak memilikinya dan menjadi pilihan untuk menyakiti diriku sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KHALILA AND OTHERS
  • Lies of life
  • ANCABAKA [TERBIT]
  • Hopeless
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • Full Of Scratches
  • I'm Alessa
  • Laut Kelabu [Selesai]
  • Menyerah atau Bertahan?

"Kalau kamu sayang aku seharusnya kamu ngga bakal sayang sama cewe lain, kan?" Berawal dari iseng, berakhir dengan duka. Sebuah permainan perasaan yang tumbuh menjadi sesuatu yang lebih dalam, dan tentu merugikan ke-tiga belah pihak. tidak ada yang benar disini,semua salah, termasuk aku, kamu, dan dia. kalau saja perasaan dan hatimu tidak buta, kamu pasti tahu aku dan dia mencintaimu sepenuh hati. Tapi nyatanya, kamu hanyalah orang yang benar-banar paham cara menyakiti. lepaskan dia atau aku? tidak bisa? maka lepaskan kami. " kamu tidak hanya membohongi aku dan dia tapi kamu juga membohongi perasaan kamu sendiri, tidak ada satupun wanita yg mau di cintai oleh penipu seperti kamu "

More details
WpActionLinkContent Guidelines