Pati Agni - Antologi Ajal

Pati Agni - Antologi Ajal

  • WpView
    Reads 1,934
  • WpVote
    Votes 189
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 25, 2014
Bahwa semua makhluk hidup akan mati, dalam keadaan siap atau tidak, sang maut akan menghampiri kita semua. Beberapa orang mengalami kematian yang wajar, tapi banyak juga orang yang mengalami kematian tak wajar. Pati Agni, dalam Bahasa Sansekerta berarti mematikan api atau api yang mati. Sesuai namanya, “Pati Agni” adalah kumpulan cerita pendek, flash fiction, dan gambar yang bertema kematian. Mulai dari kisah seorang ibu yang kehilangan anaknya, seseorang yang melihat wujud kematian di saat-saat terakhirnya, kisah cinta yang berakhir tragis, hingga cerita tentang makhluk yang bisa melakukan apa saja yang tidak bisa dilakukan oleh manusia, dan masih banyak lagi. Kesemuanya didukung pula oleh soundtrack dengan ambiensi yang sama. "Pati Agni" diluncurkan dalam bentuk e-book di bulan Agustus 2013 dan kemudian diluncurkan dalam versi cetak secara indie pada 13 Maret 2014. www.aditita.com Review: http://kinderwallthoughts.tumblr.com/post/92717388208/pati-agni-kematian-yang-sentimentil
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMORA
  • Narasi patah hati
  • Miracle of Survival [END]
  • Paranoid Boss.
  • (TELAH TERBIT) Penulis yang merancang kematian tokoh utamanya.
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Meneroka Jiwa
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • CLAREZO TRANSMIGRATION (Ending)
AMORA

[PROSES REVISI] Hidup adalah sebuah misteri, dan kematian adalah hal yang pasti. Semua yang datang akan pergi, dan semua yang bernyawa akan pasti mati. Kita tidak bisa memaksakan sesuatu yang menurut kita baik, dan kita tidak bisa menahan orang yang kita sayang untuk tetap bersama kita. Gue masih ingat sebuah pesan yang disampaikan Papa kepada gue. Bahwa apapun yang ada di dunia ini hanyalah semu. Dan apa yang kita miliki hanyalah titipan. Semua akan diambil perlahan oleh Sang Pemiliknya. Sejatinya hidup terus berjalan. Merelakan orang yang kita sayang untuk pergi dan menerima orang baru menggantikannya itu bukanlah hal yang mudah. Ada kalanya kita ditinggalkan. Dan ada saatnya kita harus meninggalkan. Terimakasih Tuhan. Engkau telah mempertemukan kami dengan seorang laki - laki baik dan mencintai kami dengan tulus. Novel ini, gue dedikasikan kepada seorang pria yang gue panggil Ayah dan untuk para Ayah sedunia..

More details
WpActionLinkContent Guidelines