ingatkah semesta

ingatkah semesta

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 8, 2021
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Ingatkah Semesta? Tentang kisah kita. Kisah yang kita lukis indah dikota Jogja, dengan pewarna kelabu dan biru disana. Jika dikira kisah kita indah, maka itu kesalahan, kisah kita tak istimewa. Hanya kisah ber-genre romansa remaja yang dibumbui oleh Dia, Semesta. [ LOKAL - S/LOOC ] © sesajaktentangcinta . 2021 .
All Rights Reserved
#312
semesta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Universe Game
  • 7 Days With You (DharmAdhisti)
  • Cerita Daun dan Bumi
  • Sempiternal ¦ doyoung × yujin ✔
  • [3] ANTARA BUMI, BULAN, DAN MATAHARI (END)
  • ❝ Runtuh ❞
  • Hanromania
  • ➶ sparks || Park Sunghoon [✔]
  • [i] Hiraeth ✔

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines