lost
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
Terkadang cinta butuh pengorbanan, butuh pengertian, butuh kelapangan dada untuk menerima setiap hasil akan keluar di depan nanti. Seorang lelaki dengan paras tampan yang sempat kehilangan seorang sahabat yang selalu mendengarnya bercerita dan tiba - tiba menghilang dari padangannya sejak 6 tahun yang lalu, pergi tanpa berpamitan dan kembali tanpa sapaan. Apa yang akan dilakukan sang lelaki untuk mendapatkan hati sang perempuan? Akankah mereka bisa dekat seperti dulu waktu mereka masih bersama - sama. Akankah mereka bisa saling terbuka dengan perasaan masing - masing tau mereka akan menutupi setiap detail dari persaan masing - masing agar tidak melukai satu sama lain. Diam bukan berarti tak tahu, ribut bukan berarti tahu. Lalu apa yang harus mereka lakukan, bagaimana mereka bisa keluar dari labirin hati mereka? Bagaimana mereka bisa mencari hal tersebut? Mecintai seseorang terkadang membutuhkan tenaga yang sangat banyak, apalagi orang yang kita cintai, tidak peka dengan perasaan kita. Keluarga yang seharusnya mendukung dan menjadi tempat paling nyaman, seakan - akan menjadi asing bagi mereka. Akankan kebahagiaan itu datang dan menyambut mereka dengan indah? Atukah aka nada konflik yang menyakiti salah seorang dari mereka? Biar waktu yang menjawab semua yang mereka kerjakan, biarlah mereka bisa menunggu dengan sabar, tanpa tergesa - gesa.
All Rights Reserved
#59
lost
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Erlangga
    Erlangga
    Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?
    WpPart
    Complete
    The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
    The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
    Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.
    WpPart
    Complete
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
    Collateral Hearts - LingOrm ( END )
    ( Girls Love - LingOrm ) Setelah 18 tahun menikah, pernikahan Ling dan Orm yang dulu penuh cinta kini berada di ambang kehancuran. Kesibukan pekerjaan, komunikasi yang memburuk, dan masalah lainnya perlahan membunuh kedekatan mereka. Mereka tinggal serumah, tetapi seakan hidup di dunia yang berbeda. Ling yang merupakan seorang dokter bedah selalu tenggelam dalam dunia medis yang penuh tekanan, menyelamatkan nyawa setiap hari namun tak menyadari bahwa pernikahannya sendiri perlahan sekarat. Sementara Orm, di balik sorot lampu kamera dan senyum yang selalu ia tunjukkan di layar kaca, menyimpan lelah dan kesepian yang tak pernah benar-benar bisa ia ungkapkan. Pernikahan mereka, yang dulu dilangsungkan secara diam-diam saat usia mereka masih muda, hingga kini tetap menjadi rahasia dari publik. Demi karier dan tekanan agensi, mereka memilih untuk menyembunyikan ikatan suci itu dari dunia luar. Bahkan, kelahiran anak perempuan mereka, Praewa, yang kini telah berusia 15 tahun, juga dijaga ketat dari sorotan media. Praewa tumbuh dalam keheningan, menyaksikan kedua orang tuanya perlahan menjauh meski masih dalam satu atap.
    WpPart
    Complete
    If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
    If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
    DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang di gambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Seandainya Orm tidak pernah menerima taruhan itu. Seandainya dia memilih pergi. Tapi dia tidak melakukannya. Dan sekarang, semuanya sudah terlambat. Apa yang awalnya hanya permainan berubah menjadi satu-satunya cinta yang benar-benar dia inginkan. Tapi bukannya mempertahankan, dia malah melepaskannya-tidak, dia mendorongnya pergi. Dia menyakiti Ling sebelum Ling bisa merasakan sakit karena dirinya. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Tapi Ling sudah berubah-dingin, jauh, tidak lagi seperti gadis yang dulu pernah mencintainya. Orm ingin memperbaiki segalanya. Dia ingin mengatakan yang sebenarnya. Tapi waktunya hampir habis. Dan beberapa hal tidak bisa diperbaiki.
    WpPart
    Complete
  • 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖, 𝑳𝒖𝒌𝒂 𝑩𝒂𝒈𝒊𝒌𝒖✓
    𝑴𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖, 𝑳𝒖𝒌𝒂 𝑩𝒂𝒈𝒊𝒌𝒖✓
    Seorang wanita yang mencintainya sejak lama, dengan kesabaran yang tak terbatas, dengan ketulusan yang tak berkurang meski tak pernah dihargai. Setiap harapan yang ia jaga, setiap doa yang ia bisikkan, semua hanya untuk lelaki itu. Namun pada akhirnya, cintanya tetap tak cukup. Ia kalah-bukan oleh waktu, bukan oleh keadaan, tapi oleh seseorang yang baru datang dalam hidup lelaki itu. Betapa mudahnya hatinya berpaling, betapa cepatnya semua perjuangan yang ia lakukan menjadi tak berarti. Dan kini, ia hanya bisa berdiri di kejauhan, menyaksikan orang yang paling ia cintai memilih pergi... bersama seseorang yang bahkan belum lama ia kenal. Bagaimana rasanya mencintai seseorang dengan sepenuh hati, hanya untuk menyaksikan ia memilih orang lain???
    WpPart
    Complete
    L.O.S.T Don't Know How to Love
    L.O.S.T Don't Know How to Love
    Karena permulaan cinta adalah membiarkan mereka yang kita cinta menjadi diri mereka sendiri, orang yang berbahagia karena cinta tidak pernah memiliki segalanya. Berbuat kesalahan adalah hal yang biasa, karena mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu dengan orang yang tidak tepat agar ketika kita bertemu dengan orang yang tepat kita akan sadar betapa berharganya itu. "Tidak masalah bagiku jika itu adalah keinginanmu, tapi maaf saja, kau hanya bisa memiliki tubuhku tapi tidak hatiku." Sebuah persyaratan yang harus aku terima jika masih ingin bersama dengannya untuk waktu yang lama. Aku mencoba untuk meyakinkan diriku dapatkah aku bertahan dari waktu ke waktu bersama dengannya tanpa memiliki hatinya? Lalu sebenarnya apa yang aku dapatkan dalam kurun waktu itu jika pada akhirnya hal yang paling aku inginkan darinya sudah pasti tidak akan pernah menjadi milikku.
    WpPart
    Complete
  • Shadow That Fades
    Shadow That Fades
    Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.
    WpPart
    Complete
    I Love You
    I Love You
    Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?
    WpPart
    Complete
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
    Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
    B x G Menceritakan seorang perempuan yang bernama Erine, yang diam-diam menyimpan rasa pada seorang laki-laki bernama Lionel. Ia tidak pernah punya cukup keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, tapi lewat tatapan, perhatian kecil, dan momen-momen diam yang ia simpan sendiri-itulah caranya mencintai. Setiap hari, Erine mencoba tampil biasa saja di depan Lionel, padahal dalam hati, ia sibuk menenangkan degup jantungnya sendiri. Ia tahu, cintanya tak seindah kisah di film ataupun novel, tapi perasaannya tulus... meski hanya bisa diam di balik senyum. Dan meski Lionel belum tahu, Erine tetap percaya... mungkin suatu hari nanti, cintanya yang diam ini akan bersuara. Dan benar saja, seiring waktu berjalan, perlahan hati Lionel pun mulai terbuka. Ia mulai menyadari bahwa Erine-dengan segala ketulusan, perhatiannya, dan diamnya yang hangat-adalah seseorang yang sejak lama mencintainya dalam diam. Namun, Lionel masih terikat oleh bayang-bayang masa lalu. Luka yang belum benar-benar sembuh membuatnya ragu untuk membuka hati sepenuhnya. Tapi di antara keraguan itu, Lionel akhirnya mengaku... bahwa ia mulai mencintai Erine, meski perlahan, meski masih tersembunyi di balik kehati-hatian. Dan di situlah cerita mereka mulai berubah-bukan dari cinta yang meledak-ledak, tapi dari dua hati yang saling belajar percaya lagi, perlahan tapi pasti.
    WpPart
    Complete
  • Erlangga
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • 𝑴𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒎𝒖, 𝑳𝒖𝒌𝒂 𝑩𝒂𝒈𝒊𝒌𝒖✓
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Shadow That Fades
  • I Love You
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina

Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines