Huru-hara Haru

Huru-hara Haru

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 21, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Pada rumah yang maknanya tak dapat lagi diterjemah, kasih sayang yang justru mengekang, rasa yang kembali hadir tanpa sengaja, masa lalu yang tetap berakhir pilu. Semua dirangkum menjadi satu untuk berhuru-hara merayakan segala haru. Bahwa sejatinya, Sutan dan Rinda dipertemukan bukan hanya demi melengkapi bermacam kontradiksi, tetapi juga berbagi sepi yang semula disimpan seorang diri. *** Foto kover oleh Jeffrey Czum dari Pexels Copyright © 2021, Cirat Yeha [Publikasi dijeda sementara waktu]
All Rights Reserved
#87
sepi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desir Arah
  • Diantara kita
  • SMARA DIKTA
  • Bertumpu
  • Selamat Tinggal
  • setangkai mawar di musim dingin

Jauh sebelum lintang bintang memudar Dia pernah berpikir ke arah mana kaki melangkah Dengan rasa lelah memuncah Tertatih-tatih kehilangan arah Lalu suatu ketika dipenutup oranye cerah Tangannya mengepal menemukan rumah Yang tak pernah menjadi pernah Dan dia merengkuh kesah Pelangi pernah bilang bahwa dia manusia paling pelupa mengenai jalan pulang, sedangkan Haysel pernah bilang bahwa ia hanya anak cowok yang tidak punya jalan pulang. Dari sebalik ruang gelap kamar sunyi milik Russel, cowok itu bergumam sendu. Ia bingung, bagaimana caranya mengumpulkan keberanian untuk pulang? "Belum pulang?" "Sebentar lagi," jawabnya merengkah senyum cerah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines