Mawar [On Going]

Mawar [On Going]

  • WpView
    Reads 621
  • WpVote
    Votes 450
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 30, 2021
"Aku tidak bisa tidur. Aku takut ketika aku bangun nanti kita sudah berbeda alam." "Kalau itu harus terjadi, aku berharap bahwa aku mendahuluimu. Aku akan menunggu untuk menyambutmu di sana dengan senyumanku nanti." Kebahagiaan adalah hal tersulit untuk di gapai. Sekalinya tergapai belum tentu bertahan, bisa saja kebahagiaan itu lenyap seketika. Mawar terus mengejar kebahagiaan dan kebebasan tapi tetap saja, sejauh apapun ia berlari untuk mengejar keduanya sejauh itu juga ia akan jatuh sejatuh-jatuhnya. Kedua hal yang sampai saat ini tak bisa Mawar gapai. Bunga Mawar terkenal dengan rupanya yang indah namun penuh duri yang membuat terluka. Hingga untuk sekedar menyentuhnya kita harus pintar memilah. Menurut Mawar sangat pas dengan namanya. Indah namun banyak luka. Note : Apa kalian hanya membaca sebatas ini? apakah tidak ingin meneruskan kisah Mawar? Jika ingin melanjutkan maka bersabarlah untuk membaca ini layaknya menunggu mawar yang akan mekar dengan indah.
All Rights Reserved
#326
mawar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Vericha Aflyn ✔️
  • BULAN [END]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • EPIPHANY
  • LOVE in SILENCE
  • Waktu?
  • Mawar [COMPLETED]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines