Love Is In The Building | END

Love Is In The Building | END

  • WpView
    Reads 41,243
  • WpVote
    Votes 3,820
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jan 24, 2022
"Letakkan ponselmu." Castella Ainsley Willard, seorang wanita muda yang sedang sibuk memotret dirinya dengan sebuah efek menggemaskan untuk memuaskan puluhan juta pengikutnya di Instagram, langsung menoleh masam dengan mata yang memicing kesal mendengar perintah yang tiba-tiba didengarnya itu. Ian Dwight, seorang CEO utama dari Dwight Company yang memulai karirnya sejak muda dikarenakan kemalasan ayahnya untuk mengurusi salah satu perusahaan properti terbesar yang berada di Amerika itu, hanya menatap datar sepasang mata biru lain yang terarah kesal padanya "Apa yang kau tunggu?" Stella berdecak ketus "Aku sudah mengerjakan separuh tugasnya." "Separuh bukan berarti selesai, kan?" Ian menggelengkan kepalanya lelah mendengar decakan kesal itu sekali lagi "Selesaikan pekerjaanmu, dan aku akan mengijinkanmu untuk memotret wajahmu lagi." "Dasar idiot." "Stella," "Baiklah-baiklah, maafkan aku."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Debt of Desire (END)
  • His Secret Child
  • Secretary Wife IDEAL ✔
  • Binar Cinta CEO Brondong
  • Mr. Trouble
  • 𝐏𝐎𝐏𝐔𝐋𝐀𝐑𝐈𝐓𝐘✔️
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Arthur : Captivated The Charm of Shameless Girl (TAMAT)

Oleh cinta yang tak diundang, mereka dipertemukan dalam hutang, kekuasaan, dan ambisi yang membakar. Ayla Payne tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah drastis hanya dalam satu malam. Setelah kematian orang tuanya, Ayla berjuang sendiri untuk melanjutkan hidup-menyelesaikan kuliahnya, bertahan hidup, dan melunasi hutang keluarganya sedikit demi sedikit. Namun semua perjuangan itu seolah tak berarti saat dia dihadapkan langsung dengan Daryl Caldwell, CEO muda dari Caldwell Corporation, yang datang membawa tagihan masa lalu keluarganya. Dengan tatapan dingin dan sikap dominan, Daryl menyampaikan satu kenyataan yang tak bisa Ayla tolak: hutang keluarga Payne pada perusahaannya mencapai jumlah fantastis-dan Ayla adalah satu-satunya yang tersisa untuk membayar semuanya. Tapi Daryl tidak menginginkan uang... setidaknya, tidak dalam bentuk biasa. Sebagai gantinya, ia menawarkan kesepakatan tak lazim. Sebuah kontrak yang menyeret Ayla masuk ke dalam hidupnya-penuh kendali, batas-batas tak kasat mata, dan dinamika hubungan yang rumit antara kekuasaan dan emosi. Daryl mengklaim Ayla sebagai miliknya. Bukan karena cinta. Tapi karena tanggung jawab... atau itulah yang ia yakini di awal. Namun di balik kekakuan Daryl, ada luka masa lalu yang dalam. Dan di balik keberanian Ayla, ada hati yang terus berusaha bertahan. Saat kebersamaan memaksa keduanya membuka diri, pertanyaan terbesar pun muncul: Apakah keterikatan yang tumbuh dari keterpaksaan bisa berubah menjadi cinta yang sesungguhnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines