kita berada di alun-alun kota, lagi dan seterusnya hingga bulan kedelapan. tapi aku masih tidak menyangka jika dirimu itu nyata.
mengukir nama di bawah terangnya lampu kota, lalu menemui sang ibunda.
disinilah cerita kita, dikota Jogja yang istimewa.
-narajen
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
jika kau menyimpanku didalam hatimu, yakinlah aku akan selalu ada denganmu disetiap mil kamu pergi. karena aku yakin cinta yang tulus tau kemana dia akan pulang.