Mata Ella [END]

Mata Ella [END]

  • WpView
    Reads 1,636
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 9, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Bagi Ella, gangguan dari sosok-sosok mengerikan bukan merupakan hal yang aneh. Ia selalu memakluminya sebagai konsekuensi dari kelebihan yang ia miliki. Walaupun terkadang, ia masih sangat terganggu dengan hal itu. Apalagi jika pikirannya sedang kacau. Namun, apa jadinya jika gangguan yang Ella rasakan mulai menimpa orang-orang terdekatnya setelah ia pindah ke rumah baru? Apakah ia mampu bertahan, terutama setelah gangguan demi gangguan itu mulai merubah kehidupannya? Nantikan sensasi menegangkan dari cerita ini. Nantikan juga adegan-adegan penuh romansa antara Ella dengan sang Kakak Kelas yang ternyata sudah menyimpan rasa padanya sejak pertama kali bertemu. *** Jangan lupa follow, vote, and comment, guys! Love you!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenangan Bersama Hujan [Tamat]
  • You're My Bad and Kind Life
  • SILENCED AT 302 [END]
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • MELLIFLUOUS
  • TOPENG [END]
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • FRIENDzone (Completed)
  • Till I Meet You

Amaya, seorang gadis yang tidak percaya dengan orang lain, menikmati kehidupan perkuliahan dengan biasa saja, bahkan cenderung sendirian. Dia tidak memiliki teman dekat meski hanya untuk berbincang sebentar saja. Pada semester lima, Amaya terpaksa mengambil pekerjaan paruh waktu yang ditawarkan oleh dosennya untuk menjadi pembimbing belajar Shankara--teman satu jurusannya yang memiliki kepribadian sangat berbeda dari Amaya. Semua berjalan tidak begitu lancar bagi Amaya. Namun, hal-hal yang tidak diduga semakin sering hadir setelah dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama Shankara. Amaya perlahan-lahan mengubah rutinitasnya, yang biasa dia sebut dengan "kehidupan normal tersebut". . "Kamu terlalu baik untuk saya yang masih belum pulih ini." "Karena itu, Amaya, biarkan aku menjadi obat untuk sembuhin luka kamu." . . Happy reading!! Jan lupa follow UwU 😗❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines